Comscore Tracker

Viral Pengalaman Susur Air Terjun dalam Tanah, 'Korban' Wisata Hits

Rute dan jalannya hampir bikin putus asa

Indonesia memiliki kekayaan wisata alam memesona yang tersebar di berbagai daerah. Ada danau, sungai, gunung, bukit, pantai, hingga gua yang eksotis.

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki wisata alam indah yang menjadi incaran wisatawan. Baru-baru ini ada salah satu tempat wisata alam yang viral di media sosial.

Ada air terjun dari dalam tanah yang berada di Seribu Gua Banuarea, Pakkat, Humbang Hasundutan, Sumatra Utara. Bisa dibilang ini merupakan salah satu gua yang sangat menantang dijelajahi.

Dilansir dari akun Instagram Dian Purba, berikut cerita lengkap menyusuri Seribu Gua Banuarea di Sumatra Utara. 

1. Mengawali perjalanan dengan medan yang sulit

Viral Pengalaman Susur Air Terjun dalam Tanah, 'Korban' Wisata Hitsinstagram.com/purbadian & instagram.com/seribuguabanuarea_tourguide

Pengalaman mengunjungi wisata viral ini dibagikan Dian Purba melalui dua video di akun Instagramnya @purbadian, yang diunggah pada Minggu, 3 Januari dan Senin, 4 Januari 2021.

Dian menyebutkan ia menjadi 'korban' tren wisata yang viral di media sosial. Tanpa persiapan matang, Dian pergi begitu saja dari Pakkat yang bisa ditempuh dalam waktu 30 menit. 

Dian dan teman-temannya memutuskan berangkat pada pagi hari untuk menghindari keramaian. Saat di perjalanan menuju lokasi, mereka harus melewati jalan berbatu yang membuat sepeda motor tak bisa berjalan dengan mulus. Seperti jalanan off-road yang membuat sensasi berkendara sangat menantang. 

Setelah melewati jalanan berbatu yang sulit, mereka harus melewati bentangan batu padas yang licin. Meski sempat putus asa, semangat mereka kembali muncul saat ada warga yang memberi tahu bahwa perjalanan mereka sudah hampir dekat dengan lokasi gua. 

Akhirnya, mereka melanjutkan perjalanan kembali, tetapi tak ada penanda lokasi gua. Hal tersebut membuat mereka bingung, sehingga harus bertanya ke warga untuk mengakhiri perjalanan yang sulit ini.

Saat tiba di simpang jalan menuju lokasi, mereka menemukan warung yang menjadi tempat registrasi. Harga tiketnya hanya Rp15 ribu per orang untuk registrasi sekaligus ditemani pemandu wisata. 

2. Menuju mulut gua yang cukup menantang

Viral Pengalaman Susur Air Terjun dalam Tanah, 'Korban' Wisata Hitsinstagram.com/purbadian

Jalan menuju ke gua cukup menantang. Setelah melewati medan yang sulit, mereka harus melewati jalanan menurun yang licin.

Saat suara air mulai terdengar, jalan semakin menurun, datar, lalu menurun kembali. Jangan khawatir, karena ada kayu untuk berpengangan supaya tak tergelincir. 

Mereka terus berjalan di bawah batu besar panjang, bagian bawahnya sangat datar. Suara air pun semakin terdengar.

Namun, masih harus melewati jalan yang menurun, datar, lalu menurun kembali. Hingga akhirnya bertemu Air Terjun Paripurna yang indah. Tingginya sekitar 15 meter.

Air terjun tersebut keluar dari batu. Dipenuhi lumut yang tumbuh di mulut air terjun hingga ke bawah.

Dikelilingi hutan yang asri. Terdapat pula batuan besar berbentuk setengah lingkaran yang menganga. Selain itu, ada batuan berwarna kecokelatan di bawah air terjun bertingkat. Pemandangan tersebut membuat lelah terbayarkan. 

Setelah menikmati keindahan alam tersebut, mereka melanjutkan perjalanan menuju mulut gua. Sebelum masuk, pemandu menginstruksikan untuk berdoa.

Ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi, seperti dilarang berkata kasar, mandi, dan mencuci wajah dengan air di dalam gua. Dilarang pula menyentuh benda putih menggantung supaya tak rusak, karena usianya sudah ribuan tahun. 

Selama menjelajah, badan harus berjalan menyamping ketika memasuki mulut gua. Suasananya gelap pekat, hanya ada senter sebagai penerangan. Cukup berjalan sekitar 20 meter dari mulut gua untuk sampai ke dalam. 

Baca Juga: 10 Air Terjun Paling Angker di Pulau Jawa, Ada yang Pernah Kesurupan

3. Menemukan stalaktit yang mengagumkan

Viral Pengalaman Susur Air Terjun dalam Tanah, 'Korban' Wisata Hitsinstagram.com/purbadian

Saat tiba di dalam gua, suara air sungai terdengar dengan jelas. Perlahan-lahan mereka pun melanjutkan perjalanan menyusuri gua. Melompati dari satu batu ke batu lainnya. Lebar gua ini sekitar lima meter dengan tinggi tiga meter.

Seketika kaki terasa dingin saat berjalan di air. Disorot cahaya senter, airnya begitu jernih.

Sampai pada akhirnya, pemandu menunjukkan benda putih yang menggantung di gua. Ternyata benda tersebut adalah stalaktit.

Stalaktit termasuk dalam jenis batu tetes. Stalaktit terbentuk dari pengendapan kalsium karbonat dan mineral yang terendapkan pada larutan air bermineral.

Larutan tersebut mengalir melalui bebatuan, hingga mencapai sebuah tepi. Jika tepi tersebut berada di atap gua, maka larutan akan menetes ke bawah. 

Tinggi stalaktit tersebut sekitar tiga meter. Setelah berfoto di bawah stalaktit, mereka melanjutkan perjalanan untuk menyusuri berapa panjang gua ini. Suara air pun terdengar semakin keras. Jalur di dalam gua semakin menanjak. 

4. Terdapat dua air terjun

Viral Pengalaman Susur Air Terjun dalam Tanah, 'Korban' Wisata Hitsinstagram.com/purbadian

Ketika melewati sungai lagi, mereka menemukan air terjun pertama. Tingginya hanya sekitar satu meter. Kemudian berjalan memutar dari celah batu yang sempit sepanjang 20 meter.

Mereka bertemu air terjun kedua yang tingginya sekitar tiga meter. Air terjun tersebut berasal dari celah pipih sempit, jadi seakan-akan keluar dari dalam batu.

Tempat itu menjadi tujuan akhir di dalam gua sepanjang 300 meter ini. Dian menyebutkan sudah hampir satu jam berada di dalam gua. Saat kembali ke mulut gua, ternyata sudah banyak pengunjung yang ingin masuk ke dalam. 

Nah, itulah pengalaman menyusuri Seribu Gua Banuarea yang menantang sekaligus mengagumkan. Gimana, tertarik menjelajahi gua ini? Siapkan fisik dan stamina yang prima ya!

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Baca Juga: 10 Gua Paling Angker di Jawa Barat, Ada Tempat Singgah Nyi Roro Kidul

Topic:

  • Dhiya Awlia Azzahra
  • Dewi Suci R.

Berita Terkini Lainnya