Comscore Tracker

5 Tarian Tradisional Indonesia Selain Saman yang Wajib Ditonton

Sambil jalan-jalan, bisa menonton tarian tradisional juga

Keindahan negara Indonesia tidak hanya sebatas pemandangannya, melainkan juga kebudayaan khususnya seni tari.

Ada beragam tarian tradisional di negara kita dan beberapa di antaranya terkenal di kalangan internasional, contohnya seperti tari Saman dan Kecak. Namun sebenarnya, ada banyak jenis tarian tradisional yang sama bagusnya dengan tari Saman dan Kecak.

Di kesempatan ini IDN Times akan berbagi informasi mengenai tarian tradisional lainnya termasuk dengan lokasi untuk menontonnya. Penasaran kan? Yuk kita check bersama.

1. Tari Caci

5 Tarian Tradisional Indonesia Selain Saman yang Wajib DitontonTari caci dari Nusa Tenggara Timur (instagram.com/uka.jr)

Tari Caci adalah tarian perang dari Manggarai yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur  (NTT). Tarian ini diperankan oleh 2 orang yang mana masing-masing penari membawa cambuk dan perisai. 

Wisatawan dapat menyaksikan pertunjukan ini di Kampung Melo, Manggarai Barat. Acara ini dapat digabungkan dengan itinerary  di Labuan Bajo.

2. Tari Perang

5 Tarian Tradisional Indonesia Selain Saman yang Wajib Ditontonilustrasi suku Papua bersiap-siap untuk pentas seni (pixabay.com/AssoMyron)

Masih bertema perang, kali ini kita pindah ke Papua Barat yang juga memiliki tarian tradisional bernama tari Falabea atau dikenal dengan nama tari Perang. Tarian ini umumnya dipertontonkan di Festival Lembah Baliem dan untuk menyambut wisatawan yang datang.

Tahun ini rencananya Festival Lembah Baliem akan diadakan di bulan Agustus.

Tari Perang dimainkan oleh 7 orang laki-laki dan dilangsungkan di sore menjelang malam hari di lapangan terbuka. Seperti layaknya perang, kita dapat melihat penari menggunakan tombak dan panah, kemudian menyerang satu sama lain dengan diiringi musik.

Penari yang berperan sebagai kepala suku akan mengenakan aksesori di hidung yang bentuknya seperti taring babi.

 

Baca Juga: Tari Cangget, Tarian Tradisional Lampung Populer Sambut Tamu Agung

3. Tari Piring

5 Tarian Tradisional Indonesia Selain Saman yang Wajib DitontonIlustrasi tari piring karya Mujahidin Rabbani untuk MURI (instagram.com/muri_org)

Tari Piring atau di dalam Bahasa Minangkabau disebut tari Piriang pertama kali dilangsungkan di Solok, Sumatra Barat.

Pada waktu itu tari Piring dimainkan sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada dewa atas panen yang melimpah. Namun setelah masuknya agama Islam di Indonesia, tari Piring dimainkan untuk menghibur masyarakat, menjamu tamu, dan mempromosikan kebudayaan setempat.

Wisatawan dapat menyaksikan atraksi tari Piring di Festival Minangkabau yang umumnya dilaksanakan setiap bulan November atau di acara balap sepeda internasional yang bernama Tour de Singkarak (TdS).

Dikarenakan pandemik, acara Tour de Singkarak mengalami penundaan. Tetapi tidak perlu khawatir karena kalian dapat menyaksikannya di Festival Minangkabau. Tahun 2021 kemarin festival ini diselenggarakan secara hybrid (virtual dan langsung) guna mencegah kerumunan di tempat acara. 

 

4. Tari Serimpi

5 Tarian Tradisional Indonesia Selain Saman yang Wajib Ditontonilustrasi tari Serimpi (unsplash.com/culturetrip)

Setelah membahas tarian tradisional dari Indonesia bagian Timur dan Barat, sekarang kita akan mengulas tarian tradisional dari pulau Jawa. Tari Serimpi adalah satu dari sekian tarian tradisional Jawa yang dapat disaksikan saat mengunjungi Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta.

Sedikit sejarah mengenai tari Serimpi, tarian ini pertama kali muncul saat pemerintahan Raja Mataram yang ketiga. Kala itu tarian Serimpi ditampilkan di acara-acara penting kerajaan. Penari-penari di dalam tarian ini menggerakkan tubuh dengan lembut sambil diiringi bunyi gamelan.

Perpecahan yang terjadi di dalam kerajaan Mataram akhirnya mengakibatkan kerajaan Mataram terpecah menjadi dua yaitu Yogyakarta dan Surakarta. Hal ini berdampak di kesenian seperti tari Serimpi, yang mana terjadi perbedaan gerakan antara tari Serimpi gaya Yogyakarta dengan tari Serimpi gaya Surakarta.  

 

5. Tari Legong

5 Tarian Tradisional Indonesia Selain Saman yang Wajib Ditontonilustrasi tari Legong dari Bali (unsplash.com/Mathis Jrdl)

Tarian tradisional lain yang wajib masuk ke dalam bucket list  berasal dari Pulau Dewata yaitu tari Legong. Tepatnya dari desa Ketewel di Bali, konon tarian ini tercipta karena mimpi yang dialami oleh I Dewa Agung Made Karna yang waktu itu adalah Raja Sukawati. Di dalam mimpi tersebut I Dewa Agung Made Karna melihat dua gadis menari yang diiringi oleh alat musik gamelan dan mengenakan hiasan kepala terbuat dari emas.

Tari Legong awalnya juga ditampilkan di dalam istana sebelum akhirnya dapat disaksikan oleh masyarakat. Wisatawan dapat menyaksikan pertunjukan tari Legong di Museum Arma yang berada di jalan Raya Pengosekan, Ubud.

Acara diadakan setiap hari minggu jam 7:30 malam, kecuali di malam bulan purnama. Informasi mengenai pembelian tiket dapat diakses melalui nomor WhatsApp: 0817-9702-360 atau menghubungi nomor 0361- 976659.

Itulah 5 jenis tarian tradisional lainnya yang wajib kalian tonton terutama saat berada di kota tempat asal tarian tersebut.

Tarian-tarian ini dapat ditemukan di desa wisata, keraton, atau tempat kesenian. Namun bila bepergian dalam grup dan menggunakan pemandu wisata, kalian bisa request untuk menonton tarian tradisional.

 

Baca Juga: 10 Tarian Tradisional asal Sulawesi Selatan yang Populer

MW S Photo Verified Writer MW S

"Less is More" Ludwig Mies Van der Rohe.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum

Berita Terkini Lainnya