Comscore Tracker

8 Museum yang Ada di Eropa Ini Bisa Bikin Gagal Diet

Gak hanya replika, pengunjung juga bisa icip-icip!

Konsep museum masa kini dikemas dengan tema yang unik dan inovatif. Sehingga mampu menarik perhatian pengunjung untuk datang ke museum. Sedang menjadi tren saat ini, kehadiran museum dengan mengusung tema food and beverages sebagai contoh Wonderfood Museum, Penang, Malaysia. Museum ini memperlihatkan berbagai bentuk replika makanan dari negara yang ada di seluruh dunia.

Lain hal dengan beberapa museum makanan yang ada di Eropa ini, bukan hanya replika. Setiap pengujung dapat mengikuti proses pembuatan makanan, hingga mencicipi makanan di museum secara cuma-cuma. Wah, bisa bikin gagal diet nih! Penasaran? Yuk, langsung kita telusuri satu per satu.

1. Frietmuseum, Belgia

8 Museum yang Ada di Eropa Ini Bisa Bikin Gagal Dietibtimes.com

Bertempat di gedung Saaihalle, salah satu bangunan paling indah di kota Bruges. Frietmuseum ialah museum yang menjelaskan sejarah mengenai sejarah kentang, kentang goreng, hingga saus-saus nan lezat yang digunakan sebagai pelengkap.

Museum yang berdiri sejak tahun 2008 ini, dimiliki oleh keluarga Cedric dan Eddy Van Belle, yang sebelumnya telah memiliki museum cokelat dan museum lampu. Tujuan awal di buka museum ini tak lain karena, orang dewasa maupun anak-anak sangat menyukai kentang goreng, dan makanan ini salah satu yang paling khas di Belgia.

2. Currywurst Museum, Jerman

8 Museum yang Ada di Eropa Ini Bisa Bikin Gagal Dietwurstadventure.com

Dalam bahasa Jerman, wurst ialah sosis daging. Currywurst sendiri merupakan makanan khas Jerman yang terbuat dari sosis daging, dengan taburan bubuk kari di atasnya. Biasanya, currywurst di sajikan bersama dengan kentang goreng atau roti gulung.

Berkat ide dari Martin Lower, currywurst kini memiliki museum yang terletak di kota Berlin. Dibuka pada tahun 2009, museum diminati oleh pengunjung karena interior ruangan yang terbilang unik pada bagian atap, seperti terdapat lelehan saus. Dan beberapa sofa yang menyerupai bentuk sosis.

3. Bread Museum, Portugal

8 Museum yang Ada di Eropa Ini Bisa Bikin Gagal Diettravelaway.me

Paling ramai di kunjungi di kota Seia, museum tak hanya menampilkan berbagai replika roti khas Portugal dari masa ke masa. Di sini, terdapat pula ruangan sebagai proses produksi roti dengan menggunakan berbagai macam peralatan roti tradisional.

Buka pada 2002, museum memiliki tujuan untuk mengumpulkan, melestarikan dan menampilkan benda-benda dan warisan roti Portugis dalam aspek etnografi, politik, sosial, sejarah, agama dan artistiknya.

4. Museu de la Xocolata, Spanyol

8 Museum yang Ada di Eropa Ini Bisa Bikin Gagal Dietbarcelonas.com

Bereksperimen, melukis, memahat hingga mencicipi coklat, serangkai kegiatan seru yang ditawarkan oleh Museu de la Xocolata di Barcelona. Dibuka pada tahun 2000 oleh Gremi de Pastisseria atau serikat pembuat kue di Barcelona, museum menampilkan berbagai macam bentuk pahatan cokelat, yang umumnya adalah bangunan terkenal kota dan ilustrasi dari berbagai cerita.

Museum menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan tiba, terutama bagi anak-anak. Selain menikmati manisnya coklat, mereka juga dapat mengetahui bagaimana mengolah kakao hingga menjadi coklat, dan masih banyak nilai edukasi yang di dapat dari museum ini.

5. Kaasmuseum, Belanda

8 Museum yang Ada di Eropa Ini Bisa Bikin Gagal Dietlouisbrouwer.wordpress.com

Belanda memang terkenal dengan kejunya yang lezat, tak heran jika di negara kincir angin ini kita mendapati museum keju. Terletak di kota Alkmaar, Kaasmuseum menawarkan para pengunjung untuk mencicipi keju secara cuma-cuma alias gratis.

Di museum yang buka sejak tahun 1983 ini, terdapat pengiris keju termahal di dunia. Barisan keju yang tersusun rapi di rak-rak dapat menghipnotis mata para pengunjung, apalagi bagi penggemar keju.

6. Muzeum Piernika, Polandia

8 Museum yang Ada di Eropa Ini Bisa Bikin Gagal Diettorun.naszemiasto.pl

Gak hanya di Republik Ceko saja yang punya museum kue jahe, Polandia juga lho. Berada di kota Torun, para pengunjung yang datang dapat melihat koleksi museum seperti mesin yang untuk memanggang roti buatan asli Jerman, oven kue antik dan koleksi cetakan kue.

Selain itu, setiap pengunjung memiliki kesempatan untuk menghias kue jahe mereka sendiri dengan icing atau butter cream dan mengikuti workshop dekorasi kue jahe yang dipimpin oleh seorang penghias makanan.

7. Pick Muzeum, Hungaria

8 Museum yang Ada di Eropa Ini Bisa Bikin Gagal Dietabouthungary.net

Bentuknya hampir menyerupai dengan sosis namun lebih besar, terbuat dari daging sapi atau babi, dan masyarakat Hungaria sering menyebutnya dengan nama salami. Terletak di Szeged, museum makanan yang satu ini memperkenalkan kepada pengunjung akan sejarah awal pembuatan salami.

Pick sendiri ialah perusahaan yang memproduksi salami di Hungaria. Untuk mengetahui tentang salami, pengunjung dapat menuju ke ruang bawah museum. Hal yang menarik dari museum ini ialah menawarkan kesempatan belanja dengan harga diskon.

8. National Museum of Pasta Foods, Italia

8 Museum yang Ada di Eropa Ini Bisa Bikin Gagal Dietparmadaily.it

National Museum of Pasta Foods adalah bangunan pertama di tingkat internasional yang didedikasikan khusus untuk produk makanan. Berdiri pada tahun 1992 di kota Roma, di museum ini terdapat pula perpustakaan yang berisi teks kuno dan modern, mengenai evolusi kuliner pasta dan teknik yang digunakan untuk produksinya.

Museum pasta mencakup 11 ruang, masing-masing ruangan memiliki tema berbeda seperti sejarah, produksi, informasi gizi pasta, dan lainnya. Jika ingin membeli pasta, pengunjung dapat mendatangi toko suvenir pasta.

Nah, itu tadi ulasan mengenai beberapa museum makanan yang ada di Eropa. Benar-benar bikin gagal diet, ya! Buat para millennials, ada rencana gak nih buat museum makanan di Indonesia? Di negara kita belum ada lho.

Tifani Topan Photo Community Writer Tifani Topan

Book and Interior Design Enthusiast

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum
  • Siantita Novaya

Just For You