Comscore Tracker

5 Wisata Sejarah di Siak, Riau yang Menarik dan Penuh Pengetahuan

Unik-unik lho bangunannya

Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi terbesar di Indonesia yang letaknya berada di tengah Pulau Sumatera dengan luas sebesar 87,024 km². Di samping itu, provinsi ini juga menyimpan berbagai wisata sejarah yang sarat dengan berbagai cerita masa lalu.

Salah satu kota yang menyimpan banyak bangunan kuno adalah Kabupaten Siak yang merupakan bekas Kesultanan Siak Sri Indrapura. 

Buat kamu yang suka banget dengan wisata sejarah maka, gak ada salahnya nih berkunjung ke daerah yang sarat akan peninggalan Kesultanan Siak Sri Inderapura ini. Berikut beberapa destinasi wisata sejarahnya. 

1. Istana Siak Sri Indrapura

5 Wisata Sejarah di Siak, Riau yang Menarik dan Penuh Pengetahuaninstagram.com/amie_rio/

Istana Siak Sri Indrapura merupakan bangunan istana bekas peninggalan Kesultanan Siak Sri Indrapura dan menjadi tempat kediaman Sultan Siak pada waktu itu. Istana ini sudah berdiri sejak tahun 1889, pada masa kepemimpinan Sultan Syarif Hasyim. Seluruh kompleks istana ini mempunyai luas mencapai 32.000 meter persegi, sedangkan luas bangunan istananya mencapai 1.000 meter persegi. 

Kini istana ini digunakan sebagai museum yang menyimpan berbagai peninggalan Kesultanan Siak Sri Indrapura. Sementara bentuk bangunannya sangat unik yang memiliki perpaduan corak Melayu, Arab, dan Eropa. 

2. Makam Koto Tinggi

5 Wisata Sejarah di Siak, Riau yang Menarik dan Penuh Pengetahuanpesonasiak.id

Makam Koto Tinggi adalah kompleks pemakaman dari raja-raja Siak terdahulu yang letaknya ada di pusat kota Siak. Lokasi makam ini berada di Jl. Sultan Ismail, kota Siak Sri Indrapura, serta menjadi salah satu lokasi wisata ziarah terkenal di kota ini.

Bentuk bangunan makam ini juga cukup unik dengan adanya berbagai ornamen khas bangunan Melayu dan memiliki enam pintu dari beberapa sisi bangunan. 

Baca Juga: 10 Destinasi Wisata Terbaik di Riau, Surganya Wisata Hutan di Sumatra

3. Makam Raja Kecik

5 Wisata Sejarah di Siak, Riau yang Menarik dan Penuh Pengetahuanpesonasiak.id

Masih mengenai wisata ziarah, ada pula Makam Raja Kecik yang terletak di Desa Langkai, Kabupaten Siak. Makan ini terletak jauh dari pusat kota Siak Sri Indrapura, yang mana berada 15 km sebelah utara kota. Selain itu makam ini juga dipercaya sebagai lokasi pusat Kesultanan Siak Sri Indrapura yang pertama yang didirikan oleh Sultan Abdul Jalil Rakhmadsyah atau dikenal dengan Raja Kecik. 

4. Masjid Raya Syahabudin

5 Wisata Sejarah di Siak, Riau yang Menarik dan Penuh Pengetahuaninstagram.com/ongkyadi/

Berikutnya terdapat Masjid Raya Syahabudin yang terletak di Jl. Sultan Ismail, yang berdampingan dengan Makan Koto Tinggi. Awalnya masjid ini pertama kali didirikan pada tahun 1882 oleh Sultan Syarif Kasim I di Jl. Syarif Kasim sebelum kemudian dipindahkan ke Jl. Sultan Ismail pada tahun 1926, saat kepemimpinan Sultan Syarif Kasim II.

Bangunan masjid ini cukup unik dengan perpaduan corak Timur Tengah dan Melayu yang kental dan sebelumnya Kesultanan Siak juga menjadi pusat pendidikan Islam di Asia Tenggara. 

5. Kapal Kato

5 Wisata Sejarah di Siak, Riau yang Menarik dan Penuh Pengetahuanflickr.com

Terakhir, ada Kapal Kato yang sebelumnya merupakan kapal besi dengan bahan bakar batu bara milik dari Kesultanan Siak. Kapal ini digunakan oleh Sultan Siak untuk berkunjung ke daerah-daerah kekuasaannya, serta kapal ini memiliki bobot yang mencapai 15 ton.

Saat ini monumen kapal ini berada di pinggir Sungai Siak sebagai salah satu landmark di Kota Siak yang dapat dikunjungi siapa saja. 

Itu tadi beberapa destinasi wisata sejarah yang terletak di Kota Siak, Riau dengan berbagai peninggalan bekas Kesultanan Siak Sri Indrapura. Mana yang menurut kamu paling menarik nih?

Baca Juga: Resep Membuat Mie Lendir, Kuliner Khas Melayu Riau yang Lamak Nian

Brahm . Photo Verified Writer Brahm .

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Febrianti Diah Kusumaningrum

Berita Terkini Lainnya