Comscore Tracker

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!

Nomor 3 paling the best deh!

Siapa sih yang nggak tahu hotel The Ritz-Carlton. Hotel bintang 5 yang biasanya diinapi oleh orang-orang berduit. Dan biasanya apa pun yang berbau kemewahan selalu dapat mengundang rasa penasaran. Salah satunya adalah fasilitas yang diterima oleh pengunjung.

Nah, buat kamu yang belum pernah menginap di The Ritz-Carlton, kali ini penulis ingin berbagi pengalaman selama menginap di hotel berskala internasional ini.

Sejujurnya, penulis sendiri merasa beruntung dapat menginap di hotel berlambang kepala singa yang menghadap ke kiri ini. Apalagi penulis menginap tanpa mengeluarkan uang sepeser pun alias GRATIS! Kebetulan penulis kala itu sedang diundang menghadiri ulang tahun ke-15 sebuah perusahaan multinasional di Nusa Dua, Bali, pada November 2015 lalu. Dan dipilihlah The Ritz-Carlton sebagai tempat penulis menginap.

So, nggak perlu bertele-tele lagi. Ini dia berbagai hal yang membuat penulis merasa asyik menginap di The Ritz-Carlton Nusa Dua, Bali.

1. Disambut oleh staf hotel dengan minuman khas dan handuk hangat.

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!nimadesriandani.wordpress.com

Saat pertama kali menginjakkan kaki di lobi hotel ini, penulis dan rombongan tamu undangan langsung disambut hangat oleh para Bli dan Mbok staf hotel. Mereka bahkan nggak menyambut dengan tangan kosong, tapi sambil menyodorkan minuman dan handuk hangat.

Penulis sendiri mulanya belum tahu minuman apa itu. Tapi saat diminum, minumannya benar-benar bisa membuat badan jadi segar. Rasanya bikin lidah jadi bergoyang. Rasa manis, asam, pahit dan pedas jadi satu layaknya jamu. Dan sepertinya itu adalah minuman khas Bali. Kalau berdasarkan penelusuran penulis di internet, nama minuman itu Loloh.

2. Dari lobi sudah disuguhkan view laut yang cantik!

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!Facebook.com

Setelah badan dibuat segar, giliran mata dan jiwa yang dibuat bergairah oleh pemandangan yang bisa langsung ditangkap pada lobi hotel. Bentangan garis pantai dan laut yang biru membuat siapa pun betah berlama-lama menikmati pemandangan itu di lobi. WOOAAHH!!!

3. Spot sunrise yang kece!

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!notey.com

Spot pantai yang disajikan hotel The Ritz-Carlton di Nusa Dua, Bali ini memang diklaim sebagai spot sunriseterbaik. Karena memang hotel yang mengarah tepat ke Samudra Hindia. So, kalau mau berlibur ke Bali dan ingin mendapatkan pengalaman menikmati sunrise di tepi pantai, maka hotel bintang 5 ini bisa jadi pilihan kamu!

4. Kode kamar yang unik.

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!Facebook.com

The Ritz-Carlton di Nusa-Dua, Bali ini memang memiliki struktur bangunan yang berbeda daripada di Jakarta. Di tanah seluas 12,7 hektare ini, Ritz-Carlton mendisain penginapannya dalam bentuk villa dan suite yang menawarkan penginapan tropis nan mewah.

Penulis sendiri baru tahu kalau setiap villa atau suite diberikan kode tersendiri pada kunci (berupa kartu). Kode tersebut pun berguna untuk memudahkan staf hotel saat akan mengantar tamu ke kamarnya. Kebetulan, saat itu penulis diberikan kunci dengan kode 3207. Kalau nggak salah ingat angka tersebut mengartikan: 3 sebagai nomor villa atau suite yang akan ditempati; 2 sebagai nomor urut lantai pada bangunan; dan 07 sebagai nomor kamar.

5. Kamar luas dengan 2 tempat tidur yang besar.

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!great-star.com

Namanya juga resor mewah, jadi nggak heran kalau untuk tidur berdua saja kamarnya terbilang luas. Bahkan dua tempat tidur yang disediakan sebenarnya cukup untuk 2 orang di masing-masing tempat tidur.

6. Mau ngopi atau ngeteh tinggal seduh.

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!Facebook.com

Kalau biasanya mau ngopi atau ngeteh harus manggil pesan dulu, tapi untuk di sini kamu bisa seduh sendiri. Kopi dan tehnya pun sudah disediakan dengan berbagai rasa dan cukup kamu seduh dengan mesin penyeduh kopi.

7. Sarapan, makan siang, dan malam yang pastinya enak-enak.

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!tripadvisor.com

Kalau nggak salah ada 3 restoran yang disediakan di The Ritz-Carlton Nusa Dua, Bali ini. Dan saat kemarin menginap, penulis selalu datang ke resto saat jam makan tiba. Mulai dari sarapan, makan siang sampai makan malam. Dan jangan tanya soal menunya, selalu tersaji prasmanan menu-menu western atau menu lokal.

8. Tinggal pilih berenang di kolam atau laut.

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!sumabeachlifestyle.com

The Ritz-Carlton Nusa Dua, Bali juga menyediakan kolam renang outdoor. Nah, kamar yang ada kolam renangnya hanya yang terletak di lantai satu. Inilah kenapa penulis nggak bisa main air untuk berenang karena ditaruh di kamar yang berada di lantai dua.

9. Berendam air hangat sambil nonton TV.

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!tripadvisor.co.za

Dulu, penulis selalu beranggapan kalau hidup mewah yang hakiki adalah ketika bisa berendam air hangat di kamar mandi sambil menonton tv. Dan penulis akhirnya dapat merasakan bagaimana hidupnya orang kaya saat menginap gratis di The Ritz-Carlton Nusa Dua, Bali. Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan saat seperti itu?

10. Kurangnya cuma arah kiblat yang ditaruh di laci.

Begini Lho Rasanya Nginap Gratis di Hotel Bintang 5 di Nusa Dua Bali!carijodohdiinternet.blogspot.co.id

Nah, ini satu hal kekurangan yang cukup disayangkan pada The Ritz-Carlton. Saat di hari pertama menginap, penulis dan teman sekamar sempat kebingungan ke mana arah kiblat saat akan solat. Karena belum sempat bertanya pada staf hotel dan belum tahu kalau hotel mengarah pada spot terbitnya matahari. Penulis pun nggak bertanya lebih dulu ke staf karena berpikir penunjuk kiblat ada di langit-langit kamar.

Tapi ternyata penulis nggak menemukan penunjuk kiblat setelah menelusuri tiap sudut ruangan. Dan penulis baru mendapatkan penunjuk kiblat berada di hari terakhir menginap. Saat itu penulis sedang iseng mau melihat-lihat setiap hal yang belum dibuka (maklum norak). Dan saat membuka laci sebuah meja rias tepat di depan pintu masuk kamar, penulis baru mendapati ada penunjuk kiblat sekaligus Injil yang tersimpan di dalamnya. Pikir penulis, dua benda itu adalah kebutuhan ibadah, tapi kenapa malah disembunyikan di tempat tak terduga?

Rahardian Shandy Photo Verified Writer Rahardian Shandy

Rutin menulis sejak 2011. Beberapa cerpennya telah dibukukan dan dimuat di media online. Ia juga sudah menulis 4 buah buku non-fiksi bertema bisnis. Sementara buku fiksi pertamanya terbit pada 2016 lalu berjudul Mariana (Indie Book Corner).

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ernia Karina

Just For You