Comscore Tracker

Inspirasi Wisata dan Tips Liburan saat Pandemik ala Backpacker Tampan

Wisata alam jadi pilihan utama di tengah pandemik

Pencinta traveling mungkin sudah gak asing lagi dengan Pandhu Waskitha atau yang lebih dikenal sebagai Backpacker Tampan. Pria yang tinggal di Bali ini kerap mengunggah foto dan video menariknya tentang traveling di akun Instagram dan TikTok-nya @backpackertampan. 

Nah, kali ini Pandhu berbagi pengalaman seputar wisata-wisata yang menarik untuk dikunjungi. Ada pula beberapa tips liburan yang aman saat pandemik. Dirangkum dari IG Live bersama IDN Times, Selasa, 26 Januari 2021, simak cerita lengkapnya di bawah ini!

1. Kekayaan Indonesia tak ada duanya

Inspirasi Wisata dan Tips Liburan saat Pandemik ala Backpacker Tampaninstagram.com/backpackertampan

Kekayaan alam Indonesia bisa dibilang tak ada duanya. Dari ujung Sabang hingga Merauke, kita bisa menemukan berbagai wisata yang menawan. Berupa gunung, pantai, air terjun, peninggalan bersejarah, semuanya lengkap.

Kalau mau mengunjungi semuanya, seakan tak akan cukup waktunya, meski memerlukan seumur hidup. Kalau kamu seorang pelancong, ada beberapa wisata unggulan Indonesia yang wajib banget masuk bucket list-mu.

Sebut saja misalnya deretan pantai-pantai indah di Pulau Jawa, Pulau Weh di Sumatra, Gunung Rinjani di Lombok, Pulo Cinta di Sulawesi, Raja Ampat di Papua Barat, dan sebagainya. Dari sekian banyaknya wisata keren di Indonesia, Pandhu merekomendasikan destinasi wajib untuk pelesiran.

Dua di antaranya Desa Wae Rebo dan Labuan Bajo di Flores, Nusa Tenggara Timur. Menurut Pandhu, keindahan alam dua wisata tersebut amat sangat menakjubkan. 

Selain alamnya yang keren, kita bisa belajar banyak hal dan budaya asli Indonesia di Wae Rebo. Desa yang masih autentik dan asri. "Aku pernah mendaki ke Desa Wae Rebo bersama orang asing yang kutemui di jalan. Gak tahu kenapa, tempat itu punya cerita spesial di hatiku," ujar Pandhu.

Labuan Bajo tak kalah menawan. Kamu bisa melakukan banyak hal seru di sini, seperti trekking ke Pulau Padar yang ikonik, menikmati sunset di Pantai Pink, mengunjungi Pulau Komodo, snorkeling di Pulau Kanawa, hingga scuba diving di Manta Point. 

Kata Pandhu, "Entah kenapa suka banget sama Labuan Bajo. Aku ketemu anak-anak lokal di sana dan berenang bareng sambil menikmati sunset

Kalau mau lebih terjangkau secara lokasi dan harga, kamu bisa memilih Bali. Jangan hanya ke Kuta dan Ubud, banyak tempat menarik lainnya yang bisa dikunjungi. Salah satunya Air Terjun Nungnung di Desa Plaga, ujung utara Kabupaten Badung,

Bagi kamu pencinta fotografi, dijamin betah banget di sini. Kamu akan mendapatkan berbagai macam angle foto menarik nan estetik. "Tempatnya luas, rimbun, banyak tanaman, dan segar banget," kata Pandhu.

2. Kawah Ijen jadi paling favorit

Inspirasi Wisata dan Tips Liburan saat Pandemik ala Backpacker Tampaninstagram.com/backpackertampan

Saking banyaknya wisata alam yang memukau di Indonesia, Pandhu agak kesulitan menyebutkan mana yang paling disukainya. Namun, salah satu yang paling membuatnya takjub adalah Gunung Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur. "Suka banget sama Gunung Ijen, indah banget, keren banget, epic banget."

Gunung yang berada di ketinggian 2.386 meter di atas permukaan laut itu terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Yang paling dinantikan dari Gunung Ijen yakni blue fire dari kawah yang berada di puncak. 

Di dunia, hanya ada dua blue fire, satunya di Islandia. Ini kenapa Gunung Ijen begitu spesial. Kamu bisa menyaksikan fenomena langka ini sekitar pukul 03.00-04.00 dini hari, saat cuaca cerah.

Dari area blue fire, hanya butuh lima menit untuk mencapai puncak gunung. Di puncak, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan matahari terbit yang amat cantik. Kumpulan awan tampak seperti lautan kapas yang lembut.

"Sudah lima kali ke Ijen," kata Pandhu. "Tahun ini mau ke sana lagi, jadi enam kali, deh."

3. Liburan di masa pandemik, bolehkah?

Inspirasi Wisata dan Tips Liburan saat Pandemik ala Backpacker Tampaninstagram.com/backpackertampan

Berbulan-bulan beraktivitas di rumah saja karena pandemik virus corona membuat banyak orang stres. Alhasil, ketika peraturan mulai dilonggarkan atau biasa kita sebut era new normal, banyak orang yang memutuskan liburan.

Ada dua sisi yang tak bisa kita abaikan begitu saja seputar dunia pariwisata saat ini. Liburan sesuka hati dan bersenang-senang seakan tak terjadi apa-apa sama sekali bukanlah hal bijak untuk saat ini. Namun di sisi lain, para pelaku industri pariwisata 'mendadak mati' karena tak ada wisatawan.

Menurut Pandhu, hal ini tergantung pada perspektif masing-masing orang. "Aku mewakili orang-orang yang bekerja di industri pariwisata, kita sangat terpukul karena pandemik," tutur pria yang berdomisili di Bali itu.

Dia mencontohkan kondisi Bali saat ini. Selama ini, perekonomian Bali sangat bergantung pada turis, baik lokal maupun mancanegara. Ketika pandemik dan tak ada wisatawan yang berlibur, banyak orang Bali, atau yang berdomisili di kota wisata lainnya, kehilangan mata pencaharian.

Oleh karena itu, pemerintah akhirnya memperbolehkan masyarakat berlibur, asalkan tetap memenuhi protokol kesehatan dengan baik. Pandhu menegaskan kita harus bertanggung jawab kepada diri sendiri di mana pun berada, terutama saat traveling. Sebab, apa yang kita lakukan juga akan memengaruhi keselamatan orang lain.

Baca Juga: 10 Prediksi Tren Wisata Indonesia di 2021, Wisata Alam Jadi Prioritas

4. Pengalaman traveling Pandhu saat pandemik

Inspirasi Wisata dan Tips Liburan saat Pandemik ala Backpacker Tampaninstagram.com/backpackertampan

Saat pandemik 2020, Pandhu sempat diundang Kementerian Pariwisata Turki untuk mengedukasi para wisatawan. Dia akhirnyaa berangkat ke Turki pada Oktober 2020. Tujuan utamanya untuk mengedukasi bahwa Turki menjadi negara bersertifikasi yang aman untuk wisatawan. 

Menurut Pandhu, protokol kesehatan di Turki sangat baik. Penduduk lokal dan para wisatawannya pun sangat patuh terhadap protokol kesehatan yang berlaku.

Menurut dia, hal ini bisa menjadi contoh yang baik untuk penduduk Indonesia, demi mengurangi angka penyebaran virus corona. "Di sana orang-orangnya pada pakai masker. Aku salut sama orang-orang Turki. Di sini masih banyak yang gak pakai masker," ucapnya.

5. Tips traveling saat pandemik

Inspirasi Wisata dan Tips Liburan saat Pandemik ala Backpacker Tampaninstagram.com/backpackertampan

Sebagai orang yang memilih tetap traveling di masa pandemik, bukan berarti Pandhu bersikap sembarangan. Dia berusaha menjaga kesehatan dirinya sendiri, serta menaati protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

Di antaranya selalu mematuhi 3M: menjaga jarak, memakai masker, dan sering-sering mencuci tangan. Ingat pula untuk mengganti masker secara berkala dan selalu sedia hand sanitizer.

Seperti yang sudah disampaikan sejumlah pihak, Pandhu menilai wisata alam cenderung lebih aman dikunjungi saat pandemik. Pasalnya, kita berada di alam terbuka dengan ruang gerak luas dan sirkulasi udara yang baik. Tentu saja memilih tempat yang sepi dan tidak berkerumun. "Supaya risiko tertularnya lebih sedikit."

Selain itu, Pandhu menyarankan kita menjaga kesehatan dan imunitas tubuh dengan rutin berolahraga. Mengonsumsi vitamin dan makan makanan bergizi pun wajib dilakukan. Dengan begitu, kita bisa melindungi diri sendiri dan orang lain di sekitar kita.

Pandhu berharap pandemik segera membaik dan dunia traveling akan bangkit. "Semoga vaksinnya lancar untuk disebarkan ke masyarakat Indonesia, serta perekonomian bisa kembali normal lagi, Amin," tutur si Backpacker Tampan itu.

Nah, itulah inspirasi wisata dan tips traveling saat pandemik dari Pandhu Waskitha, si Backpacker Tampan. Semoga bisa menjadi inspirasi, khususnya buat kamu yang ingin traveling, di tengah kondisi pandemik seperti sekarang. Jangan lupa selalu patuhi protokol kesehatan, ya!

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Baca Juga: Kisah Pandhu Waskitha Tampan, Backpacker Jadi Travel Influencer 

Topic:

  • Dhiya Awlia Azzahra
  • Dewi Suci R.

Berita Terkini Lainnya