Comscore Tracker

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!

Pulang dari Jepang kamu akan membawa banyak pelajaran baru!

Banyak orang menganggap traveling akan lebih asyik jika dilakukan bersama teman-teman atau keluarga. Padahal solo traveling juga punya manfaat dan keseruan tersendiri. Kamu akan berlatih mandiri, berani keluar dari zona nyaman, serta berkenalan dengan orang-orang baru.

Jepang adalah salah satu negara tujuan yang layak kita jadikan destinasi ber-solo traveling. Kamu yang pengguna aktif media sosial pasti sadar jika negara ini sedang hype dibicarakan di kalangan milenial.

Sejalan dengan data tahun 2017 dari Japan National Tourism Organization, memang terjadi peningkatan jumlah turis Indonesia yang datang ke Jepang sebanyak 30% dari tahun sebelumnya.

Kenapa ya Jepang bisa menduduki urutan pertama sebagai destinasi internasional impian para wisatawan dari Indonesia? Berikut 10 alasan utama yang saya rangkum, semoga bisa memberimu ide untuk merencanakan liburan!

1. Jepang dikenal dengan perpaduan suasana yang harmonis. Masyarakatnya telaten merawat budaya lokal dengan tetap aktif mengikuti perkembangan teknologi

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Unsplash.com

Teknologi dan kebudayaan tak harus menjadi dikotomi. Kesan itulah yang akan kita temui kala menginjakkan kaki di Jepang pertama kali. Meski kemajuan di sana berjalan pesat sekali, masyarakat setempat tetap berpegangan pada nilai-nilai tradisi asli.

Kita dapat dengan mudah menemukan rumah tradisional berada di antara gedung-gedung pencakar langit, serta situs bersejarah terletak berdekatan dengan pusat perbelanjaan. Di jalanan, kita juga akan berjumpa dengan bermacam-macam orang, mulai dari yang berpakaian kimono maupun yang bergaya urban, semuanya hidup saling menghormati.

Menyaksikan pemandangan ini secara langsung, kamu akan sadar bahwa perbedaan tak selalu menjadi perpecahan, melainkan kolaborasi yang patut dirayakan.

2. Jepang dianugerahi empat musim yang tidak kita alami di Indonesia. Wajar jika kita penasaran akan salju di musim dingin atau bunga sakura di musim semi

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Unsplash.com

Daya tarik empat musim memang menggiurkan bagi kita yang tinggal di negara beriklim tropis. Namun, sebelum melancong jauh-jauh ke Eropa, Jepang dapat menjadi destinasi yang lebih terjangkau dengan pemandangan tak kalah menarik.

Ada beragam pilihan aktivitas yang bisa kita lakukan di masing-masing musim. Semisal bermain ski di Hokkaido, melakukan hanami (piknik di bawah pohon bunga sakura yang bermekaran) di Ueno Park, atau menonton semarak festival musim panas di kawasan kota Tokyo.

Meski Indonesia punya iklim berbeda, kamu akan belajar bahwa setiap musim punya keindahan berlainan. Kita lah yang mesti berkreasi, bagaimana menciptakan kebahagiaan-kebahagiaan sederhana di musim kemarau maupun penghujan.

3. Masyarakat Jepang sangat merawat lingkungan yang mereka tempati. Berfoto di mana saja jadi terkesan ‘instagramable’

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Unsplash.com

Tidak bisa dipungkiri bahwa Instagram menjadi referensi utama generasi milenial dalam menentukan destinasi liburan. Tokyo termasuk salah satu spot berburu foto yang paling dikunjungi para selebriti media sosial. Selain karena desain arsitekturnya yang ciamik, kebersihan lokasi merupakan faktor penting untuk mendapatkan hasil foto yang kita idamkan.

Sepulang dari Jepang, kamu pasti termotivasi untuk lebih peduli pada lingkungan. Sebab kamu sudah merasakan, ke mana saja berkeliling, tidak melihat sampah atau puntung rokok bertebaran. Ternyata tindakan sesederhana membuang sampah pada tempatnya bisa berdampak begitu signifikan.

4. Banyak hal unik, aneh, dan lucu yang cuma bisa kamu temui di Jepang. Apa yang tadinya hanya kita lihat di manga dan anime akhirnya ada di depan mata

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Pexels.com

Unsur kawaii (ekspresi 'imut') terdapat pada banyak tempat dan produk di Jepang. Pakaian, kosmetik, pernak pernik, hingga bisnis besar dan intitusi pemerintah tidak luput dari simbol-simbol lucu dan kekanakan. Ini adalah cara masyarakat Jepang untuk menghibur diri mereka di tengah kerja keras dan tuntutan sosial.

Kita tak harus mengadopsi cara hidup yang persis sama, tapi kita dapat meneladani inovasi kultural mereka. Apa keunikan budaya yang Indonesia punyai dan bagaimana cara mengenalkannya pada dunia? Kamu akan terdorong untuk tidak hanya menjadi konsumen saja, tapi memutar otak untuk lebih giat berkarya.

5. Tingkat kriminalitas di Jepang tergolong redah karena ketatnya pengamanan. Kemungkinan untuk kamu kecopetan di jalan bakal kecil banget!

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Unsplash.com

Berdasarkan temuan dari Organization for Economic Co-Operation and Development, Jepang terhitung sebagai salah satu negara teraman di Asia. Hanya 1,4% penduduknya yang pernah menjadi korban penyerangan.

Perempuan bisa berjalan-jalan sendirian dengan aman di malam hari. Bahkan kalau ada orang yang idur di bangku taman pinggir jalan, takkan ada yang berniat mencuri dompet atau tasnya.

Bukan artinya kamu jadi tidak waspada sama sekali ya. Hanya saja, fakta ini akan membuatmu lebih menghargai para aparat hukum dan petugas keamanan di sana. Kenyamananmu ber-solo traveling tidak lepas dari kontribusi sekian orang yang telah bekerja maksimal.

6. Moda transportasi di Jepang sangat nyaman dan efisien. Jadwalnya juga teratur dan selalu tepat waktu

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Pixabay.com

Transportasi publik adalah fasilitas yang harus kita coba sepanjang berada di Jepang. Yang paling populer mungkin adalah kereta Shinkansen, kereta peluru yang dijuluki sebagai kereta tercepat di dunia.

Interior kereta Shinkansen sangat nyaman, dan jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta ini hampir tidak pernah telat. Selama 50 tahun beroperasi, kereta Shinkansen juga tidak pernah menyebabkan kecelakaan yang menyebabkan kematian.

Mau tak mau, segenap keteraturan sistem dan ketelitian kinerja orang Jepang akan memotivasi kamu untuk berpikir ulang mengenai cara hidupmu, terutama dalam kaitan menghargai waktu.

7. Keterbatasan bahasa bukanlah penghalang. Praktekkan kasih sebagai bahasa universal

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Sumber Gambar

Orang Jepang dikenal kurang fasih dalam berbahasa Inggris dan kadang kala ini menyulitkan kita untuk berkomunikasi dengan mereka. Sebenarnya, ada faktor sejarah yang melatar belakangi fenomena ini.

Pernah ada satu masa, yakni saat Periode Edo, Jepang memberlakukan isolasi pada dunia luar. Orang asing dilarang masuk, dan orang Jepang juga dilarang pergi ke luar negeri. Meski kebijakan itu sudah lama dihapuskan, efeknya masih mengakar hingga sekarang.

Namun semakin ke sini, pemakaian huruf latin dan bahasa Inggris makin digencarkan. Kalau pun masih ada warga lokal yang sulit berbicara ketika kita menanyakan jalan, banyak dari mereka yang bersedia mengantarkan kita langsung menuju tempat yang kita butuhkan saat kita menyebutkan nama lokasi,

Jadi, bersikaplah ramah, bicara dengan intonasi baik-baik, dan hormati orang-orang yang kita temui. Pada akhirnya, senyuman adalah komunikasi termudah yang dapat kita terapkan di mana saja.

8. Pemerintah Jepang telah menggandakan fasilitas yang muslim-friendly. Sudah ada mushala di bandara dan petunjuk arah kiblat di sejumlah hotel

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Sumber Gambar

Bagi kamu yang muslim, tak perlu kuatir melalaikan kewajiban beribadah karena pemerintah Jepang terus menambahkan fasilitas yang muslim frendly. Di seluruh Jepang, sudah berdiri puluhan masjid besar maupun kecil, baik di bandara maupun sekitar lokasi wisata. Selain itu, beberapa tempat penginapan juga telah menyediakan ruang berdoa dan penunjuk arah kiblat.

Meskipun agama samawi bukanlah kepercayaan mayoritas di negara ini, lagi-lagi Jepang memberikan teladan dalam memberi ruang bagi keberagaman. Bukankah Indonesia juga seharusnya bisa lebih baik dalam hal toleransi?

9. Jepang surganya kuliner lezat, parno sama makanan non halal? Ada kok, restoran yang mencantumkan label di menu masakan mereka

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Sumber Gambar

Menjamurnya restoran khas Jepang di Indonesia membuat kelezatan kuliner bangsa ini sudah bukan rahasia. Sushi, ramen, tempura, takoyaki, dan nama-nama masakan lainnya tidak lagi asing di telinga kita. Namun, sensasi menikmatinya tentu akan berbeda ketika kita sudah benar-benar berada di negeri Sakura.

Solo traveling memberikan kamu kesempatan untuk mengeksplorasi indera pengecap sekaligus bijaksana mengelola budget konsumsi. Kamu akan belajar mengantisipasi situasi tidak terduga ketika ada makanan yang rasanya tidak cocok dengan lidah atau harganya tidak sesuai kantong. Kamu juga akan gembira jika berhasil menemukan menu enak yang belum pernah kamu coba sebelumnya.

Oh ya, restoran bersertifikasi halal juga mulai banyak tersedia. Selama ada smartphone dan koneksi internet di tangan, tidak sulit untuk mencari rekomendasi menu dan lokasi.

10. Budget liburan ke Jepang tak lagi mahal. AirAsia baru saja meluncurkan rute langsung dari Jakarta menuju Tokyo dengan harga terjangkau!

Yuk Berangkat, 10 Alasan Kamu Harus Solo Traveling ke Jepang Tahun Ini!Facebook.com/AirAsiaIndonesia

Karena tingginya animo masyarakat, maskapai penerbangan AirAsia akhirnya meluncurkan rute penerbangan langsung dari Jakarta ke Tokyo pada Rabu (4/4). Bertempat di restoran 3 Wise Monkeys, Jakarta, acara pengenalan rute internasional Indonesia-Jepang ini dihadiri langsung oleh Direktur Niaga AirAsia Indonesia, Rifai Taberi.

AirAsia juga turut mengundang Kristiana Susanti selaku Manager Japan National Tourism Organization dan Hiroaki Kato yakni musisi Jepang yang telah lama berdomisili di Indonesia. Mereka membagikan tips-tips liburan ke Jepang yang hemat dan menyenangkan kepada para tamu undangan.

Rute Jakarta - Narita ini rencananya akan beroperasi pertama kali pada 1 Mei 2018 dengan pesawat Airbus A330-300 yang berkapasitas 365 kursi ekonomi dan 12 premium flatbed. Total harga tiket pulang pergi mencengangkan lho, yaitu hanya sekitar 2.500.000 rupiah selama masa promo (Mei-Juli 2018).

Dengan harga semurah itu, kamu bisa mengalokasikan sisa biaya ke kebutuhan lainnya seperti konsumsi dan akomodasi, termasuk membelanjakan oleh-oleh untuk orang tersayang ketika hendak pulang.

Pada akhirnya, kunci utama untuk ber-solo traveling adalah perencanaan yang matang. Baca sebanyak-banyaknya referensi dan rekomendasi dari traveler sebelumnya untuk mengantisipasi situasi.

Lalu, pesan tiket perjalanan dari jauh-jauh hari supaya harganya tidak membludak. Bersama maskapai penerbangan yang berkualitas dan terjangkau, kamu bisa berangkat berangkat dengan penuh percaya diri

Ruthie Writes Photo Writer Ruthie Writes

"Verba volant, scripta manent"

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya