Dalam dunia otomotif, perbedaan karakter mesin sering menjadi bahan diskusi yang gak pernah habis. Salah satu perbandingan yang cukup sering dibahas adalah antara mesin DOHC dan SOHC. Keduanya sama-sama memiliki fungsi utama yang serupa, tetapi menawarkan sensasi berkendara yang berbeda, terutama dalam hal respons mesin.
Mesin DOHC kerap dianggap lebih responsif dan bertenaga, terutama saat digunakan dalam kecepatan tinggi atau akselerasi cepat. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, karena ada sejumlah faktor teknis yang memengaruhi performanya. Yuk kupas lebih dalam faktor yang membuat mesin DOHC terasa lebih responsif dibanding SOHC!
