Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Komponen Mobil Berdasarkan Usia Pakai, Jangan Sampai Telat Ganti
ilustrasi mengganti oli mobil (pexels.com/Esmihel Muhammed)
  • Setiap komponen mobil punya usia pakai berbeda, dan penggantian tepat waktu penting untuk menjaga performa serta mencegah kerusakan yang lebih besar.
  • Oli mesin, aki, kampas rem, filter udara, dan ban termasuk komponen utama yang perlu diganti sesuai jarak tempuh atau usia pemakaian agar kendaraan tetap optimal.
  • Pemeriksaan rutin dan perhatian pada tanda-tanda keausan membantu menjaga keamanan, efisiensi bahan bakar, serta kenyamanan berkendara dalam jangka panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Mobil punya banyak bagian yang harus diganti kalau sudah lama dipakai. Ada oli, aki, kampas rem, filter udara, dan ban. Kalau tidak diganti, mobil bisa rusak atau susah jalan. Oli cepat kotor, aki bisa lemah, rem bisa tipis, filter bisa mampet, dan ban bisa keras. Sekarang orang disuruh rajin cek supaya mobil tetap aman dan enak dipakai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mobil terdiri atas banyak komponen yang bekerja secara bersamaan agar performanya tetap optimal setiap hari. Sayangnya, setiap komponen memiliki usia pakai yang berbeda sehingga gak semuanya dapat digunakan dalam jangka waktu yang sama. Jika penggantian terlalu lama ditunda, risiko kerusakan yang lebih besar pun dapat muncul tanpa disadari.

Banyak pemilik mobil hanya fokus pada servis berkala, padahal memperhatikan usia pakai komponen juga sama pentingnya. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga kenyamanan berkendara sekaligus menghindari biaya perbaikan yang jauh lebih mahal pada kemudian hari. Karena itu, yuk kenali komponen mobil yang perlu diganti berdasarkan usia pakainya agar kondisi kendaraan tetap prima.

1. Oli mesin

ilustrasi oli mesin (pexels.com/Daniel Andraski)

Oli mesin menjadi komponen yang memiliki usia pakai paling pendek karena terus bekerja melumasi setiap bagian mesin saat kendaraan digunakan. Seiring waktu, kualitas oli akan menurun akibat panas, gesekan, dan kontaminasi dari sisa pembakaran. Jika terus digunakan melewati batas pemakaian, kemampuan pelumasannya pun ikut berkurang sehingga mesin bekerja lebih berat.

Umumnya, oli mesin diganti setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer, tergantung jenis oli dan rekomendasi pabrikan. Penggantian tepat waktu dapat membantu menjaga suhu mesin tetap stabil sekaligus mengurangi gesekan antarkomponen. Kebiasaan sederhana ini juga berperan besar dalam memperpanjang usia mesin dan menjaga performanya tetap halus.

2. Aki mobil

ilustrasi aki mobil (pexels.com/Vladimir Srajber)

Aki merupakan sumber tenaga utama bagi sistem kelistrikan mobil, mulai dari proses menyalakan mesin sampai menyuplai listrik untuk berbagai fitur kendaraan. Komponen ini memiliki usia pakai rata-rata sekitar dua hingga tiga tahun, meskipun dapat berbeda sesuai kondisi penggunaan dan perawatan. Penurunan performa aki biasanya berlangsung secara bertahap sehingga sering luput dari perhatian.

Beberapa tanda aki mulai melemah antara lain proses starter terasa lebih lambat, lampu redup, atau indikator aki menyala pada panel instrumen. Jika kondisi tersebut diabaikan, mobil berisiko sulit dinyalakan pada waktu yang gak terduga. Pemeriksaan rutin dapat membantu mengetahui kondisi aki sebelum benar-benar kehilangan kemampuannya menyimpan daya.

3. Kampas rem

ilustrasi servis rem mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

Kampas rem termasuk komponen yang mengalami keausan secara alami karena selalu bergesekan dengan cakram saat proses pengereman. Tingkat keausannya sangat bergantung pada gaya berkendara, kondisi jalan, dan frekuensi penggunaan mobil. Semakin sering mobil digunakan di jalur padat atau menurun, semakin cepat pula kampas rem menipis.

Secara umum, kampas rem perlu diperiksa setiap servis berkala dan biasanya diganti setelah menempuh sekitar 30.000 hingga 50.000 kilometer. Kampas rem yang sudah tipis dapat mengurangi efektivitas pengereman sekaligus mempercepat keausan cakram rem. Mengganti komponen ini sesuai usia pakai merupakan langkah penting demi menjaga keselamatan selama berkendara.

4. Filter udara mesin

ilustrasi filter udara mobil (vecteezy.com/Roman Bulatov)

Filter udara mesin bertugas menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke ruang pembakaran. Komponen ini memiliki peran penting karena udara yang bersih membantu proses pembakaran berlangsung lebih sempurna. Jika filter terlalu kotor, aliran udara menuju mesin akan terhambat sehingga performa kendaraan ikut menurun.

Pada umumnya, filter udara diganti setiap 20.000 hingga 40.000 kilometer, bergantung pada kondisi lingkungan dan intensitas penggunaan mobil. Kendaraan yang sering melintasi jalan berdebu biasanya memerlukan penggantian lebih cepat. Filter udara yang masih bersih dapat membantu menjaga konsumsi bahan bakar tetap efisien sekaligus mempertahankan tenaga mesin.

5. Ban mobil

ilustrasi mengecek ban mobil (pexels.com/Artem Podrez)

Ban menjadi satu-satunya komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan sehingga kondisinya sangat menentukan keselamatan berkendara. Selain memperhatikan ketebalan alur ban, usia karet juga perlu menjadi perhatian karena material ban dapat mengeras seiring bertambahnya waktu. Ban yang tampak masih bagus belum tentu masih layak digunakan apabila usianya sudah terlalu lama.

Sebagian besar produsen menyarankan penggantian ban setelah usia sekitar lima hingga enam tahun, meskipun ketebalan tapaknya masih terlihat baik. Ban yang sudah menua cenderung memiliki daya cengkeram yang menurun, terutama saat melintasi jalan basah. Pemeriksaan rutin terhadap kondisi ban dapat membantu menjaga stabilitas kendaraan sekaligus meningkatkan keamanan selama perjalanan.

Memahami usia pakai setiap komponen mobil merupakan bagian penting dari perawatan kendaraan yang sering terlupakan. Penggantian komponen tepat waktu dapat membantu menjaga performa mobil tetap optimal sekaligus mengurangi risiko kerusakan yang lebih serius. Dengan perhatian yang konsisten terhadap setiap komponen, mobil dapat tetap nyaman, aman, dan siap digunakan dalam berbagai kondisi perjalanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article