Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tanda Engine Mounting Mobil Rusak, Bikin Getaran Makin Terasa
ilustrasi supir atau chauffeur (unsplash.com/Nicolai Berntsen)
  • Engine mounting berfungsi menopang mesin dan meredam getaran, namun jika rusak, getaran di kabin jadi lebih kuat dan kenyamanan berkendara menurun.
  • Tanda kerusakan meliputi getaran berlebih, bunyi benturan saat jalan rusak, pergerakan mesin tidak stabil, serta posisi mesin tampak miring.
  • Kerusakan engine mounting perlu segera diperiksa karena dapat memengaruhi komponen lain dan mengurangi kestabilan serta kenyamanan mobil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Mobil bisa bergetar kuat kalau bagian penyangga mesinnya rusak. Bagian itu namanya engine mounting. Kalau rusak, mobil jadi bunyi “duk duk” waktu lewat jalan jelek atau saat berhenti. Mesinnya juga bisa goyang dan miring. Sekarang orang disuruh cepat periksa ke bengkel biar mobilnya tetap enak dipakai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini memberikan panduan yang bermanfaat bagi pengendara untuk lebih peka terhadap kondisi mobilnya. Dengan menjelaskan tanda-tanda kerusakan engine mounting secara rinci, pembaca dapat mengenali gejala sejak dini dan mencegah kerusakan yang lebih serius. Informasi ini membantu menjaga kenyamanan, kestabilan, dan keandalan kendaraan dalam penggunaan sehari-hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Engine mounting memiliki fungsi penting untuk menopang mesin sekaligus meredam getaran agar tidak terlalu terasa ke kabin. Jika komponen ini mulai rusak, getaran mesin biasanya akan terasa lebih kuat dan mengganggu kenyamanan berkendara.

Kerusakan engine mounting sering muncul perlahan sehingga banyak pengendara tidak langsung menyadarinya. Berikut lima tanda engine mounting mobil rusak yang membuat getaran semakin terasa.

1. Getaran mesin terasa lebih kuat di kabin

Ilustrasi mekanik mengecek kelistrikan mesin mobil (pexels.com/Gustavo Fring)

Salah satu tanda paling umum engine mounting rusak adalah getaran mesin yang terasa berlebihan di dalam kabin. Getaran biasanya lebih terasa saat mobil berhenti atau posisi idle.

Kondisi ini terjadi karena mounting sudah tidak mampu meredam getaran mesin dengan baik. Akibatnya, kenyamanan berkendara jadi menurun.

2. Muncul bunyi benturan saat jalan rusak

ilustrasi naik mobil saat hujan (pexels.com/Roman Castillo)

Engine mounting yang mulai aus sering menimbulkan bunyi seperti benturan dari ruang mesin. Bunyi ini biasanya terdengar saat mobil melewati jalan bergelombang atau ketika akselerasi mendadak.

Hal tersebut terjadi karena posisi mesin tidak lagi tertahan dengan stabil. Jika dibiarkan, komponen lain di sekitar mesin juga bisa ikut terdampak.

3. Mesin terasa bergerak berlebihan

ilustrasi mobil di tanjakan (pexels.com/Ferencs Itsvan)

Saat engine mounting rusak, posisi mesin bisa bergerak lebih bebas dari normal. Gejala ini kadang terlihat saat kap mesin dibuka lalu mesin dinyalakan atau digas.

Pergerakan mesin yang berlebihan menandakan mounting sudah mulai lemah. Kondisi ini sebaiknya segera diperiksa sebelum kerusakan semakin parah.

4. Getaran makin terasa saat AC hidup

ilustrasi AC mobil (pexels.com/UMA media)

Banyak pengendara merasa getaran mobil menjadi lebih kuat ketika AC dinyalakan. Hal ini terjadi karena beban mesin bertambah sementara engine mounting sudah tidak optimal meredam getaran.

Akibatnya, kabin terasa kurang nyaman terutama saat mobil berhenti di lampu merah atau kondisi macet. Gejala ini cukup sering muncul pada mounting yang mulai aus.

5. Posisi mesin terlihat tidak normal

ilustrasi cek mesin mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Kerusakan engine mounting juga bisa membuat posisi mesin sedikit miring atau tidak sejajar seperti biasanya. Kondisi ini biasanya terjadi jika karet mounting sudah pecah atau sobek.

Selain memicu getaran, posisi mesin yang tidak stabil bisa memengaruhi komponen lain di ruang mesin. Karena itu, pengecekan sebaiknya segera dilakukan jika gejala mulai terlihat.

Engine mounting yang rusak memang sering dianggap masalah kecil, padahal dampaknya cukup besar terhadap kenyamanan berkendara. Mengenali gejalanya sejak awal membantu mencegah kerusakan lebih serius pada bagian mesin dan kaki-kaki.

Kalau getaran mobil mulai terasa tidak normal, sebaiknya segera lakukan pengecekan. Karena pada akhirnya, kondisi engine mounting yang baik sangat penting untuk menjaga mobil tetap nyaman dan stabil digunakan sehari-hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team