Kalau kamu sudah atau sedang mempertimbangkan punya mobil listrik, baterai pasti jadi perhatian utama. Wajar, karena baterai bukan cuma sumber tenaga, tapi juga komponen paling mahal di mobil listrik. Banyak orang takut baterai cepat rusak atau performanya turun drastis. Padahal, umur baterai gak sepenuhnya soal nasib atau merek mobil. Ada banyak faktor yang dipengaruhi langsung oleh kebiasaanmu sebagai pengguna. Artinya, umur baterai sebenarnya bisa dikontrol sampai batas tertentu.
Masalahnya, faktor-faktor ini sering gak dibahas secara detail. Banyak orang hanya fokus pada kapasitas besar atau jarak tempuh jauh. Padahal, cara penggunaan sehari-hari justru lebih menentukan. Baterai mobil listrik dirancang untuk tahan lama, tapi tetap punya batasan. Kalau kamu paham apa saja yang memengaruhinya, risiko degradasi bisa ditekan. Supaya kamu gak salah langkah, berikut tujuh faktor utama yang menentukan umur baterai mobil listrik kamu.
