Kendaraan komersial berukuran besar seperti bus dan truk memiliki karakteristik desain yang sangat kontras jika dibandingkan dengan mobil penumpang, terutama pada bagian roda kemudi. Diameter setir yang lebar dan masif merupakan pemandangan lazim yang bukan sekadar menyesuaikan dimensi kabin, melainkan hasil dari perhitungan teknis untuk menunjang operasional kendaraan dengan beban berat.
Keberadaan setir berukuran besar ini berkaitan erat dengan prinsip mekanika dasar dan kebutuhan akan tingkat presisi yang tinggi dalam mengendalikan kendaraan bermassa puluhan ton. Memahami alasan fungsional di balik desain ini memberikan perspektif baru mengenai bagaimana aspek ergonomi dan keamanan bekerja secara sinergis pada transportasi logistik serta angkutan massal.
