Transformasi industri otomotif dari mesin pembakaran internal menuju motor listrik tidak hanya mengubah konfigurasi dapur pacu, tetapi juga merombak total estetika eksterior kendaraan. Salah satu perbedaan paling mencolok yang sering menjadi pusat perhatian adalah desain velg mobil listrik yang cenderung lebih tertutup atau memiliki palang yang sangat rapat dibandingkan dengan mobil konvensional.
Desain velg yang menyerupai piringan atau cakram padat ini sering kali dianggap aneh oleh sebagian pencinta otomotif yang terbiasa dengan gaya velg jari-jari yang sporti. Namun, di balik tampilan visual yang unik tersebut, terdapat perhitungan aerodinamika dan manajemen energi yang sangat krusial demi memaksimalkan setiap tetes daya yang tersimpan di dalam baterai kendaraan listrik.
