Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi ban mobil (freepik.com/standret
ilustrasi ban mobil (freepik.com/standret

Intinya sih...

  • Proses oksidasi dan pengerasan material karet

  • Cara membaca kode produksi dan batas usia ideal

  • Risiko pemisahan struktur internal ban stok lama

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Membeli ban baru dengan harga miring sering kali menjadi penawaran yang sulit ditolak bagi pemilik kendaraan yang ingin menghemat biaya perawatan. Namun, harga murah tersebut biasanya menyertai ban dengan kode produksi tahun lama yang telah tersimpan cukup lama di gudang toko atau diler.

Meskipun secara kasatmata ban tersebut tampak masih terbungkus rapi dan memiliki kembangan yang tebal, terdapat faktor teknis terkait usia material yang harus diperhatikan dengan saksama. Memahami batasan antara ban yang masih layak pakai dan ban yang sudah kedaluwarsa secara kimiawi adalah kunci untuk menghindari risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Proses oksidasi dan pengerasan material karet

Ilustrasi ban mobil (pexels/Javier Balseiro)

Setiap ban terbuat dari senyawa karet alami dan sintetis yang akan mengalami proses oksidasi secara alami seiring berjalannya waktu, meskipun ban tersebut tidak pernah digunakan. Oksidasi menyebabkan rantai polimer pada karet menjadi kaku dan kehilangan elastisitasnya. Kondisi ini sering disebut dengan istilah "karet mati", di mana tekstur ban yang seharusnya kenyal berubah menjadi keras dan getas.

Ban produksi tahun lama yang sudah mengeras tidak akan mampu mencengkeram permukaan aspal dengan optimal, terutama dalam kondisi jalan basah atau saat melakukan pengereman mendadak. Karet yang keras juga cenderung lebih mudah retak-retak kecil atau mengalami dry rot pada bagian dinding samping. Hal ini sangat berbahaya karena struktur ban bisa hancur secara tiba-tiba saat menerima tekanan tinggi atau panas ekstrem selama perjalanan jarak jauh.

2. Cara membaca kode produksi dan batas usia ideal

Ilustrasi ban mobil (Freepik/peoplecreations)

Setiap ban wajib memiliki kode produksi yang tercantum pada dinding sampingnya dalam bentuk empat digit angka di dalam kotak lonjong. Dua digit pertama menunjukkan minggu pembuatan, sedangkan dua digit terakhir menunjukkan tahun produksi. Sebagai contoh, jika tertera angka "1222", artinya ban tersebut diproduksi pada minggu ke-12 tahun 2022. Mengetahui cara membaca kode ini sangat penting agar pembeli tidak tertipu oleh penampilan fisik ban yang mengkilap.

Pabrikan ban umumnya menyarankan penggunaan ban tidak lebih dari lima hingga enam tahun sejak tanggal produksi, terlepas dari seberapa tebal kembangan yang tersisa. Jika menemukan ban produksi tiga tahun lalu namun ditawarkan dengan diskon besar, ban tersebut secara teknis masih mungkin digunakan, namun dengan catatan masa pakainya menjadi lebih singkat. Jika ban sudah berusia lebih dari lima tahun di dalam gudang, sangat disarankan untuk mencari unit lain demi menjamin keselamatan berkendara.

3. Risiko pemisahan struktur internal ban stok lama

Ilustrasi ban mobil (Freepik/wirestock)

Masalah pada ban produksi lama tidak hanya terjadi pada permukaan karet luar, tetapi juga pada struktur internalnya seperti kawat baja dan lapisan nilon. Ban yang tersimpan terlalu lama dalam posisi bertumpuk atau di tempat yang lembap berisiko mengalami pemisahan lapisan internal (tread separation). Kondisi ini sering kali tidak terlihat dari luar, namun akan memicu getaran hebat pada kemudi saat mobil dipacu dalam kecepatan tinggi.

Selain itu, senyawa kimia yang berfungsi untuk melindungi ban dari sinar UV dan panas biasanya akan menguap atau tidak aktif jika ban tidak pernah berputar (mengalami stres mekanis). Tanpa perlindungan ini, ban akan sangat rentan terhadap kerusakan akibat panas jalanan yang ekstrem. Oleh karena itu, sebelum memutuskan membeli ban stok lama, pemeriksaan menyeluruh terhadap adanya benjolan atau perubahan warna pelangi pada dinding ban sangat wajib dilakukan guna memastikan integritas strukturnya tetap utuh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team