Presiden Donald Trump kembali memicu kegempaan di pasar otomotif global dengan mengumumkan kenaikan tarif impor baru yang menyasar barang-barang asal Korea Selatan. Langkah agresif ini mencakup berbagai sektor krusial, mulai dari produk farmasi hingga industri otomotif yang menjadi tulang punggung ekspor Negeri Ginseng tersebut ke Amerika Serikat.
Trump berdalih bahwa keputusan ini diambil karena lambatnya persetujuan kesepakatan dagang oleh badan legislatif Korea Selatan yang sebelumnya telah disepakati tahun lalu. Dampaknya, pabrikan besar seperti Hyundai, Kia, dan Genesis kini berada di bawah bayang-bayang kenaikan harga jual yang signifikan di pasar Amerika Serikat, yang berpotensi merusak daya saing mereka terhadap kompetitor lokal.
