Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bedah Spesifikasi iCar V23 dari Sasis sampai Baterai
iCar punya jalur pengetesan ekstrem di IIMS (iCar)
  • iCar V23 debut di IIMS 2026 dengan uji lintasan ekstrem, menampilkan kemampuan SUV listrik yang siap untuk kota maupun petualangan ringan tanpa sekadar gimmick.
  • Ditenagai baterai 81,76 kWh berjarak tempuh 430 km, sistem i-WD mengatur tenaga secara real-time untuk stabilitas di tanjakan, kemiringan, dan jalur bergelombang.
  • Kabin “Space Magician” menghadirkan lebih dari 20 titik modular dan kursi lipat rata, memungkinkan konfigurasi fleksibel antara ruang penumpang, barang, atau area istirahat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Debut iCar di Indonesia tidak datang dengan pendekatan konservatif. Alih-alih hanya dipamerkan statis, V23 justru langsung dibawa ke lintasan uji di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 lengkap dengan tanjakan curam, kemiringan ekstrem, sampai jalur bergelombang.

Di balik aura klasiknya, V23 dirancang sebagai SUV listrik yang bisa hidup di dua dunia sekaligus, perkotaan dan petualangan ringan. Maka fokus utamanya bukan gimmick, melainkan kombinasi dimensi, geometri off-road, sistem penggerak pintar, dan kabin fleksibel yang benar-benar dipakai sehari-hari.

1. Proporsi kompak, tapi geometri serius

Punya approach dan departure angle yang mumpuni untuk off-road (iCar)

Secara ukuran, V23 sebenarnya tidak besar. Panjang 4.220 mm dan wheelbase 2.735 mm membuatnya masih nyaman diajak parkir di area perkotaan. Namun begitu melihat angka approach angle 43 derajat, departure angle 41 derajat, serta ground clearance 210 mm, terlihat mobil ini tidak dirancang hanya untuk aspal halus.

Artinya bumper depan tidak mudah mentok saat naik tanjakan, dan bagian belakang tetap aman saat turun dari kontur curam. Kombinasi ini jarang ditemui pada SUV listrik kompak, karena kebanyakan lebih fokus ke efisiensi aerodinamika daripada kemampuan jelajah.

Struktur bodi bergaya cage design dengan 70 persen baja berkekuatan tinggi juga memperlihatkan orientasi yang sama. Bukan sekadar kokoh secara rasa berkendara, tapi juga berkontribusi pada rating keselamatan 5-bintang ASEAN NCAP, lengkap dengan fitur aktif seperti Automatic Emergency Braking dan Lane Changing Warning.

2. Sistem i-WD menjadi karakter listrik dipakai untuk kontrol

Lintasan test drive iCar V23 (iCar)

V23 mencoba memanfaatkan karakter torsi instan EV melalui sistem Intelligent Wheel Drive (i-WD), yang mendistribusikan tenaga sesuai kondisi jalan secara real-time.

Di tanjakan, mobil menahan posisi lewat Hill-Hold sehingga tidak mundur. Di kemiringan samping, pusat gravitasi rendah membantu menjaga stabilitas. Sementara di jalur bergelombang, kekakuan sasis dan suspensi meredam guncangan agar mobil tetap tenang. Tenaga sistem itu disuplai baterai 81,76 kWh dengan jarak tempuh hingga 430 km (NEDC).

3. Kabin modular dengan ruang yang bisa berubah fungsi

iCar masih berada di bawah naungan Chery Group (iCar)

Masuk ke dalam, V23 tidak mengejar kesan futuristik berlebihan. Layar 15,4 inci resolusi 2.5K dengan chip 8155 memang jadi pusat kontrol, namun tombol fisik tetap dipertahankan agar mudah digunakan saat mobil bergerak.

Yang menarik justru konsep “Space Magician”. Lebih dari 20 titik modular tersebar di kabin, memungkinkan pemilik memasang berbagai aksesori sesuai kebutuhan, mulai dari dudukan gadget sampai perlengkapan outdoor. Kursi baris kedua dapat dilipat rata, mengubah interior dari ruang penumpang menjadi ruang barang atau bahkan area istirahat.

Editorial Team