Diameter roda kemudi merupakan salah satu elemen krusial yang menentukan karakter berkendara sebuah kendaraan. Banyak pemilik mobil percaya bahwa mengganti setir standar dengan ukuran yang lebih kecil akan secara otomatis meningkatkan kelincahan dan respon kendaraan saat bermanuver di tikungan tajam.
Pandangan ini didasari oleh logika bahwa jarak tempuh tangan dalam memutar lingkaran yang lebih kecil akan menjadi lebih pendek, sehingga waktu reaksi mesin terhadap input pengemudi terasa lebih instan. Namun, dibalik kesan sporty tersebut, terdapat aspek mekanis dan ergonomis yang perlu dipahami secara mendalam agar peningkatan estetika tidak mengorbankan fungsionalitas utama sistem kemudi.
