Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Berapa Saldo e-Toll untuk Perjalanan Mudik Jakarta—Semarang?
ilustrasi arus mudik (unsplash.com/Abdul Ridwan)
  • PT Jasa Marga mengimbau pemudik menyiapkan saldo e-Toll cukup sebelum perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk mencegah antrean dan menjaga kelancaran arus di gerbang tol.

  • Untuk rute Jakarta–Semarang, disarankan saldo minimal Rp500 ribu, dengan total tarif tol sekitar Rp440 ribu bagi kendaraan golongan I melalui Gerbang Tol Kalikangkung.

  • Pemudik diminta menggunakan kartu e-Toll yang sama saat masuk dan keluar gerbang tol serta melakukan top-up lebih awal karena tarif dapat berubah menjelang periode mudik.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak orang mau pulang kampung dari Jakarta ke Semarang pas Lebaran. Jasa Marga bilang orang harus isi kartu e-Toll cukup dulu biar gak macet di gerbang tol. Katanya perlu sekitar lima ratus ribu rupiah buat mobil kecil. Harus pakai kartu yang sama waktu masuk dan keluar tol. Sekarang orang disuruh isi saldo lebih awal biar jalan lancar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Berapa saldo e-Toll untuk perjalanan Jakarta—Semarang? Pertanyaan ini kerap muncul di benak para pemudik yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 menggunakan jalur tol. 

Lebih lanjut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk pun mengeluarkan imbauan kepada para pengguna jalan tol untuk menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup sebelum melakukan perjalanan mudik. Langkah ini merupakan tindakan preventif agar tidak terjadi kepadatan di gerbang tol yang bisa mengganggu kelancaran arus mudik.

Saldo e-Toll untuk perjalanan Jakarta—Semarang

ilustrasi jalan tol (freepik.com/freepik)

Untuk perjalanan dari Jakarta ke Semarang, Jasa Marga menyarankan pemudik menyiapkan saldo minimal sebesar Rp500 ribu. Jumlah ini sudah memperhitungkan tarif tol yang harus dibayarkan selama perjalanan.

Jika kamu berangkat dari Tangerang menuju Semarang via Gerbang Tol Kalikangkung, saldo minimal yang perlu disiapkan adalah Rp465,5 ribu untuk kendaraan golongan I dalam sekali perjalanan. Adapun golongan I meliputi kendaraan jenis sedan, jip, pikap, truk kecil, dan bus.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah menggunakan kartu e-Toll yang sama saat melakukan transaksi di gerbang tol masuk maupun keluar. Ini perlu dilakukan untuk menghindari denda. Selain itu, pastikan juga top-up saldo lebih awal agar tidak mengalami antrean dan kendala di gerbang tol.

Tarif tol Jakarta—Semarang

Ilustrasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. (dok. Jasa Marga)

Rincian tarif tol untuk perjalanan Jakarta—Semarang untuk kendaraan golongan I adalah sebagai berikut:

  • Tol Jakarta—Cikampek: Rp27 ribu

  • Tol Cikopo—Palimanan: Rp132 ribu

  • Tol Palimanan—Kanci: Rp13,5 ribu

  • Tol Kanci—Pejagan: Rp31,5 ribu

  • Tol Pejagan—Pemalang: Rp66 ribu

  • Tol Pemalang—Batang: Rp53 ribu

  • Tol Batang—Semarang: Rp111,5 ribu

  • Tol Semarang ABC: Rp5,5 ribu

Dari uraian di atas, total tarif tol untuk perjalanan Jakarta—Semarang sekitar Rp440 ribu. Jika kamu berangkat dari Tangerang, ada tambahan tarif Tol Jakarta—Tangerang sebesar Rp8,5 ribu dan Jakarta Outer Ring Road (JORR) sebesar Rp17 ribu.

Perlu dicatat, tarif tol yang berlaku dapat berubah sewaktu-waktu, terutama menjelang dan selama periode mudik Lebaran. Oleh karena itu, sangat mungkin terjadi selisih harga. Pastikan untuk mengecek informasi terbaru melalui laman resmi pemerintah terkait atau aplikasi navigasi sebelum melakukan perjalanan.

Dengan mempersiapkan berapa saldo e-Toll untuk perjalanan Jakarta—Semarang, kamu bisa menikmati mudik lancar tanpa kendala. Terpenting, pastikan untuk top-up lebih awal dan menggunakan kartu yang sama saat masuk dan keluar gerbang tol agar perjalanan mudik menyenangkan.

Editorial Team