Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BYD Sealion 7 (byd.com)
BYD Sealion 7 (byd.com)

Pemerintah Tiongkok bersama raksasa otomotif seperti BYD dan Chery baru saja menggelar pertemuan tertutup di Beijing untuk menyusun peta jalan teknologi baterai all-solid-state. Pertemuan strategis ini menjadi momentum krusial bagi industri kendaraan listrik dalam menentukan arah riset dan komersialisasi baterai masa depan yang lebih efisien.

Kolaborasi lintas sektor yang tergabung dalam platform CASIP ini fokus pada penyelesaian hambatan teknis demi mempercepat transisi dari skala laboratorium ke produksi massal. Langkah ini diharapkan mampu memperkokoh dominasi Tiongkok di pasar energi terbarukan global melalui inovasi penyimpanan daya yang lebih aman dan bertenaga.

1. Sinergi industri dalam menghadapi tantangan teknis

penggerak BYD Sealion 7 (byd.com)

Dalam pertemuan tahunan tersebut, seperti dikutip dari carnewschina.com para ahli dari berbagai perusahaan besar seperti BYD, Chery, hingga GAC Aion memaparkan kemajuan riset mereka yang mencakup desain sel hingga integrasi sistem pada kendaraan. Fokus utama diskusi terletak pada stabilitas elektroda dan proses manufaktur yang selama ini menjadi penghambat utama pengembangan baterai solid-state.

Meskipun teknologi ini telah bergeser dari sekadar riset laboratorium ke tahap pengembangan kolaboratif, para pakar mengakui bahwa masalah efisiensi biaya dan konsistensi performa pada produksi skala besar masih belum sepenuhnya terpecahkan. Material berenergi tinggi, seperti elektrolit padat berbasis sulfida, masih membutuhkan terobosan pada stabilitas antarmuka sebelum bisa dikomersialkan secara luas kepada publik.

2. Target pengujian kendaraan dan kepadatan energi tinggi

interior BYD Sealion 7 (byd.com)

Tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun pembuktian bagi banyak pabrikan Tiongkok untuk menghadirkan prototipe atau unit percontohan. Geely, misalnya, telah mengonfirmasi rencana untuk menyelesaikan paket baterai all-solid-state pertamanya dan memulai uji validasi pada kendaraan tahun depan, menandai langkah maju menuju integrasi sistem yang lebih matang.

Beberapa pengembang baterai bahkan menargetkan kepadatan energi antara 350 hingga 400 Wh/kg, yang secara teori mampu memberikan jarak tempuh kendaraan di atas 1.000 kilometer dalam sekali pengisian daya. Chery bahkan melangkah lebih jauh dengan memamerkan modul baterai yang memiliki target kepadatan energi hingga 600 Wh/kg, dengan rencana uji coba pilot pada 2026 dan penyebaran yang lebih luas di tahun 2027.

3. Peta jalan strategis menuju komersialisasi massal

Chery Fulwin X3L (chery.cn)

Pertemuan di Beijing ini menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan batu pijakan penting dalam strategi jangka panjang Tiongkok untuk menguasai teknologi baterai generasi terbaru. Melalui sinkronisasi antara kebijakan pemerintah dan inovasi industri, diharapkan pengujian kendaraan dalam jumlah kecil dapat berjalan lancar sehingga adopsi secara masal bisa dimulai pada akhir dekade ini.

Platform kolaborasi ini menekankan pentingnya integrasi rantai pasokan dan pengembangan platform riset berbasis kecerdasan buatan untuk mempercepat penemuan material baru. Dengan dukungan penuh dari akademisi dan lembaga riset, Tiongkok berupaya memastikan bahwa mereka tetap menjadi pemimpin dalam standar keamanan dan performa baterai kendaraan listrik di kancah internasional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team