Raksasa otomotif asal China, BYD, kembali menjadi pusat perhatian seiring berhembusnya rumor mengenai pengembangan sistem plug-in hybrid (PHEV) generasi terbaru. Langkah ini muncul tepat saat China mulai menerapkan kerangka kerja pengembangan kendaraan energi baru untuk periode strategis tahun 2026 hingga 2030.
Spekulasi mengenai sistem yang disebut sebagai "DM-i 6.0" ini telah memicu diskusi hangat di berbagai platform daring dan kelompok penggemar otomotif. Meskipun perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi, bocoran spesifikasi teknis yang beredar menjanjikan lompatan performa yang melampaui standar industri saat ini.
