BYD baru saja mengumumkan pencapaian teknis luar biasa dalam pengembangan baterai solid-state berbasis sulfida dan teknologi natrium-ion generasi ketiga. Langkah besar ini menandai kesiapan raksasa otomotif Tiongkok tersebut untuk memulai produksi batch kecil pada tahun 2027, sekaligus menempatkan mereka di garda terdepan persaingan baterai masa depan global.
Inovasi ini tidak hanya fokus pada kepadatan energi, tetapi juga daya tahan ekstrem dengan klaim siklus hidup mencapai 10.000 kali pengisian pada platform natrium-ion. Dengan strategi pengembangan paralel antara kimia berbasis litium dan natrium, BYD berupaya menjawab tantangan efisiensi biaya dan kecepatan pengisian daya yang selama ini menjadi hambatan utama kendaraan listrik.
