Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daihatsu Donasikan Gran Max buat Dukung Pendidikan di Sumba
Daihatsu donasikan Grand Max Pick Up (Dok. ADM)
  • PT Astra Daihatsu Motor menyalurkan satu unit Gran Max Pick Up kepada Yayasan Astra-Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim untuk mendukung program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di Sumba Timur.
  • Kendaraan tersebut digunakan SMK Negeri 1 Pandawai sebagai sarana operasional distribusi hasil peternakan siswa jurusan Agribisnis Ternak Unggas, guna memperkuat pembelajaran praktik dan keterampilan kewirausahaan lokal.
  • Pihak sekolah dan yayasan mengapresiasi kolaborasi dengan Daihatsu yang dinilai mampu memperlancar kegiatan pembinaan serta memperluas dampak positif bagi siswa dan masyarakat sekitar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Kali ini, perusahaan menyalurkan donasi satu unit Gran Max Pick Up sebagai kendaraan operasional untuk Yayasan Astra-Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YA-YPAMDR).

Penyerahan kendaraan tersebut dilakukan pada 2 Maret 2026 di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini buat mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan potensi lokal di wilayah Sumba.

1. Donasi kendaraan untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat

Mobil ini jadi operasional untuk YA-YPAMDR (Dok. ADM)

Penyerahan kendaraan operasional ini menjadi bagian dari komitmen Daihatsu dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui program CSR, perusahaan berupaya menghadirkan dukungan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.

General Affairs Division Head PT Astra Daihatsu Motor Ferry Nugroho mengatakan keberlanjutan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan pengembangan bisnis, tetapi juga kontribusi sosial.

“Dukungan kendaraan operasional ini diharapkan dapat memperkuat aktivitas pembinaan yang dilakukan bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.

2. Mendukung kegiatan operasional SMK Negeri 1 Pandawai

Seremoni serah terima Grand Max Pick Up (Dok. ADM)

Kendaraan Gran Max Pick Up tersebut dimanfaatkan buat mendukung kegiatan operasional sekolah binaan, yaitu SMK Negeri 1 Pandawai di Sumba Timur. Mobil ini digunakan sebagai sarana transportasi distribusi hasil peternakan yang dikelola oleh siswa jurusan Agribisnis Ternak Unggas (ATU).

Jurusan tersebut memiliki berbagai fasilitas praktik, termasuk peternakan dengan kapasitas ribuan ekor unggas yang menjadi sarana pembelajaran bagi para siswa. Program ini juga dirancang untuk mendorong pengembangan keterampilan kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Saat ini, SMK Negeri 1 Pandawai memiliki 288 siswa yang terbagi dalam 13 rombongan belajar dari berbagai jurusan. Khusus untuk program ATU, terdapat sekitar 100 siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis praktik tersebut.

3. Kolaborasi untuk memperkuat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat

Daihatsu Grand Max (astra-daihatsu.id)

Kepala SMK Negeri 1 Pandawai, Dominik Wuta Tenggu, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT Astra Daihatsu Motor dan YA-YPAMDR. Menurutnya, bantuan tersebut dapat membantu kelancaran kegiatan pembinaan di sekolah.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan ini. Fasilitas yang diberikan membantu kelancaran kegiatan pembinaan serta pengembangan program yang memberikan manfaat langsung bagi siswa maupun masyarakat sekitar,” jelas dia.

Ketua YA-YPAMDR, Gunawan Salim, juga menilai kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah binaan.

“Kolaborasi ini menjadi penguat langkah kami dalam mendampingi sekolah dan masyarakat. Dukungan dari PT Astra Daihatsu Motor membantu kami menjangkau lebih banyak program pemberdayaan secara efektif,” kata Gunawan.

Editorial Team