Langkah strategis baru saja diambil oleh dua raksasa otomotif dunia untuk mengoptimalkan kapasitas manufaktur global mereka. Nissan secara resmi mengumumkan kesepakatan awal dengan produsen mobil asal China, Chery, untuk bekerja sama di tanah Inggris. Kerja sama ini menandai babak baru dalam peta persaingan industri otomotif, di mana fasilitas produksi di Eropa kini mulai dimanfaatkan bersama demi efisiensi lintas negara.
Melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tidak mengikat, Chery dijadwalkan akan mulai menggunakan fasilitas produksi "Line 1" di pabrik milik Nissan yang terletak di Sunderland, Inggris. Menurut laporan dari carnewschina.com, proses operasional perakitan kendaraan di pabrik tersebut ditargetkan akan dimulai pada tahun fiskal 2027. Kolaborasi ini menjadi solusi saling menguntungkan di tengah dinamisnya pasar otomotif dunia.
