Garis-garis horizontal berwarna oranye yang menempel pada kaca belakang mobil sering kali dianggap sebagai elemen dekoratif atau bagian dari desain kaca film. Padahal, garis tipis tersebut merupakan komponen vital dalam sistem keselamatan berkendara yang berfungsi menjaga kejernihan pandangan ke arah belakang, terutama saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Kehadiran elemen ini menjadi sangat krusial ketika perbedaan suhu antara ruang kabin dan udara luar menciptakan kabut atau embun yang menghalangi visibilitas. Tanpa teknologi sederhana namun cerdas ini, risiko kecelakaan saat mundur atau berpindah jalur akan meningkat tajam akibat hilangnya kemampuan mata untuk memantau situasi di buritan kendaraan.
