Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
penggerak BYD Sealion 7 (byd.com)
penggerak BYD Sealion 7 (byd.com)

Intinya sih...

  • Rekor daya pengisian yang melampaui standar industriBocoran label spesifikasi 2.100 kW merupakan angka tertinggi dalam sejarah pengisian daya kendaraan listrik penumpang, jauh melebihi rata-rata pasar Tiongkok.

  • Evolusi teknologi dari generasi megawatt pertamaSistem 2.100 kW adalah pengembangan pesat dari Megawatt Flash Charger generasi pertama, menandakan ambisi BYD untuk mendominasi jaringan pengisian daya ultra-cepat secara global.

  • Penantian verifikasi resmi dan implementasi lapanganInformasi mengenai charger 2.100 kW masih bersifat tidak resmi hingga BYD merilis keterangan teknis secara formal, namun jika terbukti akurat, BYD akan men

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia otomotif baru saja dikejutkan oleh bocoran data yang menunjukkan bahwa raksasa otomotif Tiongkok, BYD, tengah menyiapkan sistem pengisian daya kendaraan listrik paling ekstrem di dunia. Data yang beredar di media sosial dan forum otomotif Tiongkok, seperti dikutip dari carnewschina.com ini mengungkap potensi pengisi daya dengan daya masukan maksimal mencapai 2.100 kW.

Angka fantastis tersebut dikabarkan muncul dalam foto label spesifikasi yang bocor ke publik, menandakan lompatan teknologi dua kali lipat lebih kuat dari sistem pengisian kilat milik BYD sebelumnya. Meski pihak BYD belum memberikan konfirmasi resmi, kabar ini langsung memicu spekulasi tentang masa depan pengisian daya yang akan berlangsung secepat pengisian bahan bakar konvensional.

1. Rekor daya pengisian yang melampaui standar industri

ilustrasi orang sedang men-charger mobil listrik (pexels.com/Gustavo Fring)

Bocoran label spesifikasi 2.100 kW ini merupakan angka tertinggi yang pernah muncul dalam sejarah pengisian daya kendaraan listrik penumpang. Sebelumnya, pada awal Februari 2026, sempat beredar rumor tentang pengisi daya generasi terbaru BYD dengan daya puncak 1.500 kW dan arus 1.500 A. Namun, data terbaru ini menunjukkan ambisi BYD yang jauh lebih besar untuk mendominasi jaringan pengisian daya ultra-cepat secara global.

Jika angka 2.100 kW ini terbukti akurat, maka BYD akan memperlebar jarak dengan para kompetitornya. Sebagai perbandingan, sistem pengisian daya cepat yang ada saat ini di pasar Tiongkok rata-rata berkisar di angka 500 kW. Dengan daya mencapai ribuan kilowatt, sistem ini kemungkinan besar akan menggunakan distribusi tenaga terbagi ke beberapa charging gun (pistol pengisi daya) sekaligus untuk memastikan keamanan dan efisiensi pengaliran arus ke baterai kendaraan.

2. Evolusi teknologi dari generasi megawatt pertama

Mobil Listrik/Unsplash.com

Kehadiran sistem 2.100 kW ini merupakan pengembangan pesat dari Megawatt Flash Charger generasi pertama yang diluncurkan BYD pada Maret 2025. Saat itu, sistem generasi pertama mampu memberikan daya puncak 1.000 kW dengan arsitektur 1.000 volt. Teknologi tersebut memungkinkan mobil listrik seperti sedan Han L dan SUV Tang L untuk menambah jarak tempuh sekitar 400 kilometer hanya dalam waktu lima menit pengisian.

Sistem generasi pertama tersebut sudah terintegrasi dalam platform Super e-Platform milik BYD yang telah disebar di ribuan titik pengisian daya di seluruh Tiongkok. Munculnya bocoran unit 2.100 kW ini menandakan bahwa BYD tidak ingin berhenti pada angka 1.000 kW. Mereka terus berupaya memangkas waktu tunggu pengguna kendaraan listrik seminimal mungkin melalui peningkatan output kapasitas yang masif pada jaringan pengisian daya ultra-cepat mereka.

3. Penantian verifikasi resmi dan implementasi lapangan

BYD Sealion 7 (byd.com)

Meskipun bocoran data ini telah memicu kegaduhan di forum otomotif, status informasi mengenai charger 2.100 kW ini masih bersifat tidak resmi hingga BYD merilis keterangan teknis secara formal. Belum ada kepastian mengenai kapan sistem pengisian daya super ekstrem ini akan mulai dipasang secara massal atau model kendaraan mana saja yang sanggup menerima asupan daya sebesar itu tanpa merusak integritas baterai.

Di Tiongkok sendiri, persaingan teknologi pengisian daya memang sedang sangat sengit, di mana banyak pabrikan berlomba-lomba melampaui angka 500 kW. Jika BYD benar-benar mewujudkan sistem 2.100 kW, mereka tidak hanya akan memimpin di pasar Tiongkok, tetapi juga menetapkan standar baru dunia untuk kategori pengisian daya kendaraan penumpang. Kini, para pengamat industri menunggu langkah BYD selanjutnya untuk membuktikan apakah label spesifikasi yang bocor tersebut adalah kenyataan yang siap mengubah wajah industri otomotif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team