Pemilihan warna eksterior kendaraan selama ini sering kali hanya dianggap sebagai representasi selera estetika atau sekadar mengikuti tren pasar otomotif yang berlaku. Namun, riset ilmiah yang dilakukan oleh Berkeley Lab Environmental Energy Technologies Division mengungkapkan bahwa warna cat mobil memiliki dampak teknis yang jauh lebih dalam, terutama terkait dengan manajemen panas dan efisiensi energi.
Data penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam penyerapan panas matahari antara kendaraan berwarna gelap dan terang saat diparkir di bawah terik matahari. Fenomena fisik ini tidak hanya memengaruhi kenyamanan suhu di dalam kabin, tetapi juga berdampak langsung pada beban kerja mesin dan pengunaan bahan bakar secara keseluruhan melalui sistem pendinginan udara atau AC.
