Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
iCAR Targetkan 1 Juta Unit Global pada 2030
Pengujian juga dilakukan di medan ekstrem (Dok. iCar)
  • iCAR menargetkan penjualan global lebih dari 1 juta unit per tahun pada 2030, menegaskan ekspansi dan visi jangka panjang melalui konferensi mitra global yang digelar bersama Chery.
  • Perusahaan memperkuat identitas merek lewat filosofi desain 'Classic Never Fades', mengedepankan inovasi berkelanjutan berbasis desain timeless dan koneksi emosional dengan pengguna.
  • Strategi iCAR mencakup pengembangan ekosistem global i-CARE dan i-LIFE, serta lini produk dual-line seri V dan X dengan teknologi masa depan seperti AI dan otonom level L4.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Merek otomotif iCAR menegaskan arah ekspansi globalnya dengan target ambisius, yakni lebih dari 1 juta unit penjualan tahunan pada 2030.

Komitmen ini disampaikan dalam Global Partners Conference 2026 yang merupakan bagian dari International Business Summit milik Chery, sekaligus menjadi panggung pemaparan strategi dan visi jangka panjang perusahaan.

Langkah ini menunjukkan iCAR tidak hanya berfokus pada ekspansi volume, tetapi juga membangun fondasi bisnis berkelanjutan melalui pendekatan ekosistem global, inovasi produk, serta penguatan identitas merek di berbagai pasar.

1. Filosofi desain dan identitas brand jadi fondasi

Unit iCAR V23 Pro Plus mulai diterima konsumen (Dok. iCAR)

CEO iCAR, Su Jun, membuka konferensi dengan memperkenalkan filosofi “Classic Never Fades” sebagai dasar pengembangan produk. Ia menekankan bahwa inovasi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga desain yang memiliki daya tahan dan relevansi jangka panjang.

“Inovasi tidak semata ditentukan oleh spesifikasi teknis, tetapi juga oleh desain yang timeless, daya tahan, serta koneksi emosional dengan pengguna,” ujarnya Jumat (1/5/2026).

Pendekatan ini terlihat dari bahasa desain boxy khas iCAR yang diposisikan sebagai identitas brand, bukan sekadar mengikuti tren pasar. Strategi tersebut menjadi upaya untuk membangun diferensiasi kuat di tengah persaingan kendaraan energi baru yang semakin kompetitif.

2. Bangun ekosistem global lewat i-CARE dan i-LIFE

iCar uji coba V27 REEV sejauh 160 km (Dok. iCar)

iCAR juga mengedepankan pendekatan berbasis ekosistem untuk menjawab perubahan perilaku konsumen global yang kini lebih mengutamakan personalisasi dan ekspresi diri.

Vice President iCAR International, Wang Yu, menjelaskan bahwa perusahaan menargetkan pembangunan 2.000 titik layanan global melalui i-CARE.

Selain itu, i-LIFE dikembangkan sebagai platform kustomisasi dengan lebih dari 1.000 opsi, memungkinkan pengguna menyesuaikan kendaraan sesuai kebutuhan dan gaya hidup. Strategi ini memperluas nilai produk, tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari identitas pengguna.

3. Strategi produk dual-line dan teknologi masa depan

iCar punya jalur pengetesan ekstrem di IIMS (iCar)

Dari sisi produk, iCAR mengusung strategi dual-line yang membagi lini kendaraan ke dalam seri V dan seri X. CTO iCAR Ma Yong Dong menjelaskan, seri V difokuskan pada kapabilitas off-road, sementara seri X mengarah pada mobilitas cerdas berbasis teknologi masa depan.

Model seperti V23 dan V27 telah menunjukkan performa positif di pasar global, sementara model baru seperti V25 dan V29 tengah dipersiapkan. Di sisi lain, konsep ROBOX menjadi representasi visi masa depan iCAR dengan platform i-SWIFT 3.0, integrasi AI, serta kemampuan berkendara otonom level L4.

Melalui strategi tersebut, iCAR menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem mobilitas global yang terintegrasi, sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen di berbagai pasar.

Editorial Team