ilustrasi mudik (unsplash.com/Natural Photos)
Pemilihan rute sangat penting untuk menghemat waktu, menentukan biaya perjalanan, hingga memberikan kenyamanan tersendiri di jalan. Tercatat, ada tiga rute utama yang sering dipakai pengendara saat melakukan perjalanan dari Jakarta ke Banyuwangi. Di bawah ini rinciannya.
Rute pertama adalah lewat Tol Trans Jawa yang cenderung lebih cepat (14—16 jam), nyaman, tidak membingungkan, dan bebas macet. Namun, kamu harus waspada karena di jalan tol jarang ada bengkel, minimarket, fasilitas umum lain, dan biaya tolnya cukup tinggi.
Tol Jakarta-Cikampek Tol Cipali (Cikopo-Palimanan)
Tol Palimanan–Kanci
Tol Kanci–Pejagan
Tol Pejagan–Pemalang
Tol Pemalang–Batang
Tol Batang–Semarang
Tol Semarang–Solo
Tol Solo–Ngawi
Tol Ngawi–Kertosono
Tol Kertosono–Mojokerto
Tol Mojokerto–Surabaya
Tol Surabaya–Probolinggo
Tol Probowangi dari Probolinggo-Kraksaan (lanjut via jalur arteri Situbondo ke Banyuwangi)
Jalur Pantura akan melewati daerah pantai utara di Pulau Jawa yang mencakup wilayah Kabupaten Indramayu, Cirebon, Kota Tegal, Kendal, Kota Semarang, Demak, Kudus, Rembang, Tuban, Gresik, Surabaya, Situbondo, hingga Banyuwangi. Jalur Pantura terkenal akan beberapa hal, seperti ada beberapa ruas jalan yang rusak, trek cukup sempit, kerap banjir pada musim hujan, dan sering terjadi kemacetan di beberapa titik.
Kendati demikian, jalur ini menyediakan banyak fasilitas umum, seperti bengkel, minimarket, hotel, musala, hingga kantor polisi. Jadi, kamu bisa merasa lebih aman jika terjadi berbagai hal yang tidak diinginkan. Namun, jarak tempuhnya sedikit lebih lama dari tol.
Jalur selatan bisa menjadi pilihan jika kamu mendambakan ketenangan dan pemandangan indah. Di jalur ini kamu bisa melihat keindahan pantai selatan Pulau Jawa. Adapun jalurnya melewati Jakarta, Bandung, Tasikmalaya, Banjar, Cilacap, Yogyakarta, Klaten, Solo, Madiun, Kediri, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi.
Seperti Pantura, jalur ini melewati banyak fasilitas umum. Namun, jalurnya lebih aman dari macet dan jalannya tergolong nyaman jika dibanding Pantura. Sayangnya, jalur selatan rawan akan tanjakan, jalannya cukup sempit, dan waktu tempuh bisa mencapai 24 jam.