Menegakkan tangkai wiper saat memarkir kendaraan di bawah terik matahari telah menjadi pemandangan umum di area parkir terbuka. Kebiasaan ini dilakukan dengan anggapan bahwa panas matahari yang menyengat dapat merusak karet wiper jika dibiarkan menempel langsung pada kaca depan yang bersuhu tinggi.
Namun, tindakan yang awalnya bertujuan untuk memperpanjang usia pakai karet tersebut justru sering kali mengabaikan potensi kerusakan jangka panjang pada sistem mekanis pembersih kaca. Tanpa disadari, kebiasaan yang terlihat sepele ini menyimpan risiko kerusakan teknis yang biaya perbaikannya jauh lebih mahal dibandingkan sekadar mengganti karet wiper yang aus.
