Kebersihan kendaraan sering kali hanya difokuskan pada bagian bodi yang mengilat atau ruang kabin yang wangi. Namun, terdapat satu area krusial yang kerap luput dari perhatian, yakni celah sempit di antara kaca dan karet pelipit pintu, yang sebenarnya menyimpan potensi kerusakan serius bagi integritas kendaraan.
Celah tersebut berfungsi sebagai jalur naik turunnya kaca sekaligus pembatas agar air tidak masuk ke dalam pintu. Ketika area ini diabaikan, tumpukan kotoran yang terakumulasi akan berubah menjadi agen perusak yang bekerja secara perlahan namun pasti, merugikan baik secara visual maupun mekanis dalam jangka panjang.
