Banyak orang yang mengambil kredit motor mungkin tidak menyadari bahwa data pribadi mereka bisa sampai ke tangan debt collector atau bahkan “mata elang”. Hal ini sering menimbulkan kekhawatiran karena data yang bersifat sensitif seharusnya dijaga oleh lembaga pembiayaan. Namun pada praktiknya, ada berbagai jalur yang membuat informasi tersebut bisa tersebar.
Situasi ini penting dibahas karena berkaitan dengan keamanan data konsumen, privasi, hingga potensi penyalahgunaan informasi. Apalagi generasi muda yang baru mulai mengambil kredit motor sering merasa kaget ketika tiba-tiba dihubungi pihak yang tidak dikenal. Memahami bagaimana data ini bisa bocor adalah langkah pertama untuk melindungi diri.
