Pandangan umum masyarakat terhadap dunia otomotif sering kali langsung mengaitkan kapasitas mesin atau centimeter cubic (cc) yang besar dengan konsumsi bahan bakar yang boros. Anggapan ini membuat banyak calon pembeli langsung mencoret mobil bermesin besar dari daftar buruan mereka, terutama di tengah situasi ketidakpastian harga bahan bakar minyak (BBM) seperti sekarang.
Padahal, perkembangan teknologi mekanikal modern telah mengubah peta efisiensi berkendara secara drastis. Realitas di lapangan justru menunjukkan bahwa mobil ber-cc besar sering kali mencatatkan konsumsi bensin yang sangat bersahabat, bahkan dalam beberapa kondisi tertentu bisa mengalahkan mobil bermesin kecil.
