Secara umum, motor memang lebih kecil sehingga bisa menembus kemacetan atau masuk ke jalan alternatif kecil. Namun, di beberapa kesempatan motor akan sulit dikendalikan, khususnya saat melewati tanjakan, turunan, jalan bergelombang, atau trek berlubang.
Beberapa masalah seperti rem blong, ban pecah, overheat, atau kerusakan velg juga sangat berisiko bagi motor dan pengendara. Jika apes, kamu bisa mengalami kecelakaan parah. Misal saja “beruntung”, motor yang rusak harus dibawa ke bengkel dan kamu bisa merogoh kocek hingga ratusan ribu untuk memperbaikinya.
Itulah berbagai alasan kenapa tidak dianjurkan mudik pakai motor yang harus kamu pertimbangkan. Risikonya tidak main-main, bahkan bisa mengancam nyawa, lho. Untuk itu, ada baiknya untuk mudik menggunakan moda transportasi lain jika memungkinkan, ya.
Kenapa tidak dianjurkan mudik pakai motor? | Mudik tidak dianjurkan pakai motor karena beberapa alasan, yaitu bisa memicu kecelakaan, rawan akan cuaca ekstrem, melelahkan, dan tidak bisa membawa banyak barang. |
Apa yang harus dilakukan jika terpaksa harus mudik naik motor? | Jika terpaksa mudik pakai motor kamu harus melakukan servis sebelum berangkat, menjaga kesehatan, memastikan barang bawaan, jangan bawa banyak orang, amati cuaca, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. |
Apa saja alternatif mudik selain naik motor? | Ada banyak alternaif mudik selain motor, yaitu naik bis, travel, kereta, pesawat, hingga kapal. Selain itu, kamu juga bisa menumpang dengan teman, saudara, atau kenalan yang mudik pakai mobil. |