Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Komponen Mobil yang Harus Dicek Setelah Mudik, Apa Saja?
ilustrasi pengecekan mobil (unsplash.com/Maxim Hopman)

  • Setelah perjalanan mudik, mobil perlu dicek menyeluruh karena bisa mengalami keausan dan kerusakan pada enam komponen utama seperti ban, oli, radiator, kaki-kaki, mesin, dan kabin.
  • Pengecekan meliputi kondisi ban agar tidak aus atau bocor, memastikan oli serta cairan lain tetap optimal, dan memeriksa sistem pendingin agar mesin tidak overheat.
  • Kenyamanan berkendara juga ditentukan dari kondisi suspensi dan kebersihan kabin; jika ditemukan masalah atau gejala kerusakan, disarankan segera membawa mobil ke bengkel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Perjalanan mudik tak hanya melelahkan untuk manusia, tapi juga kendaraan.Setelah dibawa mudik mobil bisa mengalami kerusakan sehingga perlu adanya pengecekan mendalam.

Tercatat, ada enam komponen mobil yang harus dicek setelah mudik, mulai dari ban, kabin, kaki-kaki, hingga sistem suspensi. Untuk detail pengecekannya, simak ulasan berikut ini.

1. Ban mobil

Perjalanan mudik yang panjang membuat ban berhadapan dengan berbagai rintangan, baik tikungan, tanjakan, jalan berlubang, hingga area berlumpur. Karena itu, ban bisa terkikis, aus, bahkan berlubang.

Nah, setelah mudik kamu harus memastikan tidak ada kerikil yang menempel, tekanan ban tidak berkurang drastis, dan tak ada keausan. Kamu dapat melakukan pengecek tersebut secara mandiri atau jika butuh detail tak ada salahnya ke bengkel.

2. Oli dan cairan lainnya

ilustrasi pengecekan mobil (unsplash.com/Benjamin Brunner)

Oli mobil berfungsi sebagai pelumas yang menjamin mesin bekerja optimal dan tidak terjadi gesekan ekstrem. Saat dibawa mudik, oli bisa berkurang dan akhirnya berpengaruh pada sistem pelumasan.

Nah, untuk itu penting melakukan pengecekan oli pasca mudik. Caranya, bisa mengunakan dipstick dan pastikan warna oli tidak berubah menjadi gelap seperti cokelat atau hitam.

Selain oli, cairan lain seperti minyak rem, kopling, dan air aki juga harus dicek. Pastikan selang tak bocor dan tidak ada minyak rem yang tumpah. Pastikan juga volum minyak tidak berkurang, tak ada perubahan warna, dan ada endapan lumpur di tabung penyimpanannya.

3. Radiator dan sistem pendingin

Mudik merupakan perjalanan menantang. Tak jarang, perjalanannya pun dapat menyebabkan mesin overheat. Kala hal tersebut terjadi, sistem pendingin dan radiator akan bekerja keras untuk menekan suhu panas. Karena itu, kamu wajib mengecek beberapa komponen pendingin seperti radiator dan selangnya, kipas, serta cairan coolant pasca mudik.

Pastikan tak ada penyumbatan, kebocoran, perubahan warna, dan cairan coolant masih tetap penuh. Pemeriksaan selang radioator juga harus dilakukan untuk memastikan sistem pendingin bekerja dengan optimal. Jika terjadi kerusakan di radiator atau sistem pendingin, kamu harus melakukan servis segera.

4. Kaki-kaki dan sistem suspensi

ilustrasi pengecekan mobil (unsplash.com/David Glessner | Photographer & Director)

Sistem suspensi mencakup beberapa aspek seperti shockbreaker dan bushing kaki-kaki. Semua komponen tersebut akan bekerja keras saat mudik untuk menjamin mobil tetap stabil, nyaman, dan tidak berguncang, khususnya di turunan, tanjakan, trek bergelombang, atau jalanan ekstrem.

Pengecekannya cukup mudah, dengan merasakan kenyamanan mobil ketika dibawa berkendara. Jika terasa tidak stabil, ada guncangan, atau mengeluarkan suara keras kemungkinan ada kerusakan pada kaki-kaki atau sistem suspensi. Alhasil, mobil harus segera dibawa ke bengkel.

5. Mesin

Kerusakan mesin setelah mudik mencakup berbagai hal, seperti penurunan performa, sulit di-starter, atau akselerasi lambat. Jika tidak dicek dan segera diservis, mobil juga bisa mengalami turun mesin yang membuatmu harus merogoh kocek sangat dalam untuk perbaikan. Faktor penyebab kerusakan mesin mobil setelah mudik juga beragam, seperti overheat, adanya benturan dengan benda keras, atau pelumasan tidak optimal.

Tanda-tanda mesin rusak antara lain mobil berasap dari bagian depan, mengeluarkan suara keras, dan adanya getaran berlebih ketika menyala. Semua gejala tersebut bisa menjadi lebih parah dan meluas ke berbagai komponen. Karena itu, servis dan pengecekan wajib dilakukan.

6. Kabin

ilustrasi pengecasan mobil (unsplash.com/Angry._.Kat)

Kabin ditempati oleh banyak orang dalam waktu yang lama saat mudik. Ada yang duduk, tidur, makan, maupun muntah. Alhasil, kabin akan kotor, bau, kurang sehat, dan menjadi tidak nyaman.

Untuk itu, kamu harus mengecek tiap sudut kabin, mulai dari kursi, sela-sela, hingga karpet di bawah. Pastikan tak ada sampah, sisa-sisa makanan, atau kotoran yang tertinggal. Setelah itu, bersihkan kabin secara menyeluruh dan cuci karpet mobil.

Ada banyak komponen mobil yang harus dicek setelah mudik Lebaran. Jika merasa kesulitan atau tak paham indikatornya, akan lebih baik membawa mobil ke bengkel saja, ya.

FAQ seputar komponen mobil yang harus dicek setelah mudik

Apa saja komponen mobil yang harus dicek setelah mudik?

Ban, suspensi, oli, cairan radiator, kabin, dan mesin merupakan beberapa komponen mobil yang harus dicek setelah mudik.

Bagaimana cara mengecek komponen mobil secara mandiri setelah mudik?

Metode pengecekan secara mandiri sangat bervariasi tergantung komponennya. Oli dicek dengan dipstick, kabin wajib dibersihkan dari sampah dan sisa-sisa makanan, dan kamu harus merasakan kenyamanan mobil saat mengecek sistem suspensi.

Apa yang harus dilakukan jika mengalami kerusakan komponen mobil setelah mudik?

Jika ada komponen yang rusak maka kamu harus membawa mobil ke bengkel, khususnya yang resmi. Teknisi akan melakukan pengecekan ulang, perbaikan, hingga mengganti komponen agar mobil lebih sehat.

Editorial Team