Menempuh perjalanan jauh dengan tekanan waktu untuk segera sampai di kampung halaman sering kali mendorong pengemudi mencari bantuan instan dari minuman berkafein. Pilihan biasanya jatuh pada kopi hitam yang autentik atau minuman energi kemasan yang menjanjikan lonjakan tenaga dalam waktu singkat agar mata tetap terjaga di balik kemudi.
Namun, di balik efek segar yang ditawarkan, kedua jenis minuman ini memiliki profil risiko yang berbeda terhadap kesehatan jantung, terutama saat tubuh sedang dalam kondisi lelah atau berpuasa. Memahami dampak fisiologis dari masing-masing minuman sangat krusial guna menghindari risiko serangan jantung atau gangguan irama jantung yang fatal selama perjalanan mudik.
