Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Foto 2 - JAECOO J7 SHS-P menanjak di medan berbukit, menunjukkan performa yang tetap kuat tanpa mengorbankan tenaga..jpeg
Mobil SUV JAECOO J7 SHS-P (JAECOO Indonesia)

Intinya sih...

  • Masalah rangkaian kabel unit kontrol elektronik yang cacat produksi

  • Risiko hilangnya tenaga penggerak dan ancaman keselamatan jalan

  • Prosedur perbaikan gratis dan instruksi bagi pemilik kendaraan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Omoda Jaecoo, sub-brand dari produsen otomotif Chery, secara resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap ribuan unit SUV Jaecoo J7 model tahun 2025 di pasar Australia. Langkah darurat ini diambil setelah ditemukan adanya potensi kerusakan teknis serius yang dapat mengancam keselamatan pengendara dan penumpang saat kendaraan sedang melaju.

Penarikan ini hanya berfokus pada varian mesin bensin konvensional, sementara model hybrid dan lini produk Chery lainnya dinyatakan tetap aman untuk digunakan. Masalah utama terletak pada komponen kelistrikan vital yang jika dibiarkan dapat memicu insiden fatal di jalan raya akibat kegagalan fungsi mesin secara tiba-tiba tanpa adanya peringatan awal.

1. Masalah rangkaian kabel unit kontrol elektronik yang cacat produksi

Mobil SUV JAECOO J7 SHS-P (JAECOO Indonesia)

Berdasarkan laporan resmi perusahaan kepada otoritas setempat, seperti dikutip dari Drive, ditemukan adanya cacat pada proses manufaktur yang berdampak pada rangkaian kabel Electronic Control Unit (ECU). Masalah teknis ini terjadi karena rangkaian kabel tersebut diletakkan pada posisi yang kurang ideal, sehingga berisiko tinggi bergesekan secara konstan dengan braket pemasangan mesin saat kendaraan beroperasi. Gesekan yang terus-menerus ini lambat laun akan merusak isolasi kabel dan memicu kerusakan sirkuit elektronik di dalamnya.

Varian yang terdampak mencakup sebanyak 1.028 unit Jaecoo J7 yang menggunakan mesin bensin empat silinder turbocharged 1,6 liter, baik untuk sistem penggerak roda depan maupun penggerak semua roda. Pihak perusahaan menegaskan bahwa model Jaecoo J7 SHS plug-in hybrid (PHEV) 1,5 liter tidak termasuk dalam daftar penarikan ini, karena memiliki konfigurasi ruang mesin dan rangkaian kabel yang berbeda dari model bensin standar.

2. Risiko hilangnya tenaga penggerak dan ancaman keselamatan jalan

Mobil SUV JAECOO J7 SHS-P (JAECOO Indonesia)

Potensi kerusakan pada rangkaian kabel ECU ini bukan sekadar masalah teknis kecil, melainkan ancaman serius karena dapat menyebabkan hilangnya tenaga penggerak secara mendadak. Jika kabel tersebut rusak akibat gesekan dengan braket mesin, mesin mobil dapat mati seketika tanpa memberikan tanda-tanda atau peringatan di panel instrumen. Kondisi mesin yang mati mendadak saat mobil sedang dipacu dalam kecepatan tinggi atau berada di tengah lalu lintas padat sangat meningkatkan risiko tabrakan beruntun.

Perusahaan menyatakan bahwa kegagalan fungsi mesin secara tiba-tiba dapat menyebabkan cedera serius atau bahkan kematian, baik bagi penghuni kendaraan maupun pengguna jalan lainnya. Tanpa tenaga mesin, fitur bantuan keselamatan lainnya seperti power steering juga berisiko menjadi lebih berat untuk dikendalikan, sehingga menyulitkan pengemudi dalam melakukan manuver darurat untuk menepi ke pinggir jalan dengan aman.

3. Prosedur perbaikan gratis dan instruksi bagi pemilik kendaraan

Jaecoo J7 (jaecoo.id)

Chery Motor Australia selaku perusahaan induk telah berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dengan menghubungi seluruh pemilik kendaraan yang terdampak secara tertulis. Para pemilik diminta untuk segera menjadwalkan pertemuan dengan dealer resmi guna melakukan pemeriksaan menyeluruh pada bagian ruang mesin. Proses perbaikan akan difokuskan pada pengamanan rangkaian kabel ECU agar tidak lagi bergesekan dengan braket pemasangan mesin.

Seluruh biaya pemeriksaan dan perbaikan teknis terkait masalah ini dipastikan gratis atau tidak dipungut biaya sepeser pun dari konsumen. Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan setiap unit Jaecoo J7 yang beredar di Australia kembali memenuhi standar keamanan operasional yang ketat. Pemilik disarankan untuk tidak menunda kunjungan ke bengkel resmi demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama masa pemakaian kendaraan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team