Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi kredit mobil (freepik.com/xb100)
ilustrasi kredit mobil (freepik.com/xb100)

Memiliki kendaraan pribadi masih menjadi impian bagi banyak orang untuk menunjang mobilitas harian. Namun, lonjakan harga otomotif menuntut perencanaan keuangan yang matang agar cicilan tidak menjadi beban berat di masa depan.

Berbagai lembaga pembiayaan kini menawarkan beragam metode pembayaran yang fleksibel. Memahami karakteristik setiap skema sangat krusial untuk menjaga stabilitas arus kas bulanan tanpa harus mengorbankan kebutuhan pokok lainnya.

1. Skema cicilan konvensional dengan bunga tetap atau mengambang

Ilustrasi Menghitung Cicilan Kredit Mobil (unsplash.com/Kelly Sikkema)

Skema konvensional merupakan metode yang paling umum digunakan oleh masyarakat. Dalam sistem ini, pembeli membayar uang muka (DP) di awal, kemudian melunasi sisanya melalui angsuran bulanan selama jangka waktu tertentu, biasanya 1 hingga 5 tahun. Angsuran ini mencakup pokok utang ditambah dengan bunga yang telah disepakati.

Keuntungan dari sistem ini adalah adanya kepastian Anggaran. Sebab besaran cicilan setiap bulan cenderung tetap (jika menggunakan bunga fixed), sehingga memudahkan pengelolaan keuangan bulanan. Selain itu status kepemilikan juga Jelas, yakni setelah masa tenor berakhir, kendaraan sepenuhnya menjadi hak milik tanpa ada biaya besar yang tertunda di akhir.

Kerugian dari skema ini adalah cicilannya yang relatif tinggi. Dibandingkan skema lainnya, angsuran bulanan bisa terasa cukup besar karena pokok utang dibagi rata sepanjang tenor. Skema ini juga menbutuhkan kesiapan dana segar di awal yang cukup signifikan untuk memenuhi syarat uang muka minimum.

2. Kemudahan skema 50:50 untuk efisiensi bunga

ilustrasi aplikasi kalkulator (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Skema 50:50 merupakan pilihan unik yang biasanya ditawarkan oleh diler bekerja sama dengan bank tertentu. Mekanismenya adalah pembeli membayar 50% dari harga kendaraan sebagai uang muka di awal. Sisa 50% sisanya dibayarkan sekaligus setelah satu tahun, atau dicicil dalam jangka waktu yang sangat singkat.

Keuntungan dari skema ini adalah bunga 0 persen atau bunga yang sangat rendah karena risiko lembaga pembiayaan lebih kecil. Dalam skema ini, selama satu tahun pertama juga tidak tidak ada beban cicilan bulanan yang perlu dipikirkan, sehingga dana bisa dialokasikan untuk investasi lain.

Hanya saja, pembeli harus disiplin menabung karena ada kewajiban membayar setengah harga mobil secara lumpsum di akhir tahun. Jika dana pelunasan belum siap saat jatuh tempo, pembeli berisiko menanggung denda atau harus melakukan pembiayaan ulang (refinancing) dengan bunga lebih tinggi.

3. Metode balon payment untuk cicilan bulanan yang ringan

ilustrasi aplikasi kalkulator (freepik.com/freepik)

Balloon payment adalah skema di mana sebagian besar pelunasan pokok utang diletakkan pada akhir masa tenor. Hal ini membuat cicilan bulanan menjadi sangat ringan di awal dan tengah periode, namun menyisakan satu pembayaran besar (pembayaran "balon") di bulan terakhir.

Keuntungan dari skema ini adalah sistemnya yang sangat cocok bagi individu yang ingin mengendarai mobil kelas lebih tinggi namun memiliki anggaran bulanan yang terbatas. Selain itu, di akhir periode, pembeli biasanya diberi pilihan untuk melunasi sisa beban, menjual mobil untuk menutup sisa utang, atau melakukan tukar tambah dengan unit baru.

Kerugiannya dari skema ini adalah total bunga lebih mahal, karena pokok utang tidak berkurang secara signifikan di awal, akumulasi bunga yang dibayar secara total biasanya lebih besar. Sehingga ada risiko finansial jika harga jual kembali mobil jatuh di bawah nilai sisa utang yang harus dilunasi.

Mengingat profil fisik dan usia produktif saat ini, menjaga rasio utang tetap sehat sangatlah penting untuk persiapan jangka panjang. Apakah Anda ingin saya membantu menghitungkan simulasi cicilan yang paling aman berdasarkan pendapatan bulanan saat ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team