Bagi sebagian besar pengemudi, melewati polisi tidur atau tanggul pengawas jalan dengan posisi mobil yang miring dianggap sebagai trik jitu untuk meredam guncangan. Terdapat sebuah mitos yang berkembang luas bahwa melintasi rintangan tersebut secara diagonal terasa jauh lebih empuk dan nyaman bagi penumpang di dalam kabin dibandingkan jika menerjangnya secara lurus.
Namun, kenyamanan semu tersebut mengorbankan ketahanan komponen mekanis di bawah kolong mobil. Dari sudut pandang ilmu fisika dan teknik suspensi, metode berkendara seperti ini justru memberikan siksaan fisik yang sangat berat bagi sistem kaki-kaki kendaraan, yang berujung pada kerusakan dini berbiaya mahal.
Berikut adalah analisis ilmiah mengenai bahaya laten di balik kebiasaan melewati polisi tidur dengan posisi miring bagi kesehatan suspensi mobil.
