Kehadiran kendaraan listrik di jalan raya menawarkan masa depan mobilitas yang bersih dan bebas emisi knalpot. Namun, di balik berbagai keunggulan lingkungan yang diusungnya, teknologi ini membawa tantangan baru yang sangat besar bagi dunia keselamatan darurat, terutama ketika terjadi insiden kebakaran pada paket baterai utama.
Karakteristik api yang dihasilkan oleh kegagalan fungsi baterai litium-ion sangat berbeda dengan kebakaran yang melanda kendaraan konvensional bermesin bensin. Kompleksitas penanganan yang tinggi serta potensi bahaya laten yang menyertainya membuat fenomena ini menjadi salah satu skenario kecelakaan yang paling diwaspadai di era modern.
