ilustrasi menyetir mobil (pexels.com/Atlantic Ambience)
Perasaan tarikan lebih enteng sering kali datang dari sugesti. Saat AC dimatikan, kabin jadi lebih senyap dan respons gas terasa berbeda. Ini bisa bikin otak kamu menganggap mobil lebih ringan.
Padahal secara data, selisih tenaganya kecil. Efek psikologis sering lebih dominan daripada efek mekanis. Inilah kenapa mitos ini masih bertahan sampai sekarang.
Kesimpulannya, mematikan AC memang bisa memberi efek ke tarikan mesin, tapi tidak selalu signifikan. Di mobil modern, perbedaannya sangat kecil dan sering kali tidak terasa di penggunaan normal. Mitos ini hanya benar di kondisi tertentu.
Jadi kalau kamu mematikan AC demi tarikan enteng, pastikan alasannya tepat. Untuk harian, kenyamanan dan fokus berkendara jauh lebih penting. Tarikan sedikit lebih ringan nggak sebanding kalau kamu jadi kepanasan dan cepat lelah.