Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mitos vs Fakta: Mobil Hybrid Jarang Dipakai Bikin Baterai Cepat Rusak?
Ilustrasi mobil hybrid (pexels.com/Gustavo Fring)
  • Mobil hybrid yang jarang digunakan bisa mengalami penurunan kesehatan baterai karena proses pengosongan daya alami yang tidak terkontrol.
  • Penggunaan rutin membantu menjaga suhu dan stabilitas kimia baterai, sekaligus mencegah kerusakan akibat mobil terlalu lama tidak dijalankan.
  • Perawatan penting meliputi menjaga level daya di kisaran 40–60% dan tetap menyalakan mobil secara berkala agar sistem regeneratif berfungsi optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak pemilik kendaraan yang beranggapan bahwa membiarkan mobil terparkir lama di garasi akan menghemat usia pakai komponennya. Namun, pada mobil berteknologi hybrid, prinsip ini justru bisa menjadi bumerang yang merugikan bagi sistem penyimpanan energinya.

Baterai pada mobil hybrid dirancang untuk terus melakukan siklus pengisian dan pengosongan daya secara aktif. Ketika mesin jarang dihidupkan dalam waktu lama, kesehatan sel baterai dapat menurun drastis akibat fenomena pengosongan daya alami yang tidak terkontrol.

1. Bahaya pengosongan daya mandiri pada sel baterai

ilustrasi kecanggihan fitur mobil hybrid (unsplash.com/JonasLeupe)

Mobil hybrid umumnya menggunakan baterai jenis Nikel-Metal Hidrida (NiMH) atau Lithium-ion yang memiliki sifat self-discharge. Artinya, meskipun mobil tidak digunakan, daya di dalam baterai akan berkurang secara perlahan seiring berjalannya waktu. Jika level daya turun di bawah ambang batas minimum yang diizinkan oleh sistem manajemen baterai, sel-sel di dalamnya bisa mengalami kerusakan permanen atau kehilangan kemampuan untuk menyimpan muatan secara optimal.

Kerusakan ini sering kali tidak terlihat secara fisik, namun akan terasa ketika mobil kembali dikendarai. Pemilik mungkin akan menyadari bahwa efisiensi bahan bakar menurun drastis karena mesin bensin harus bekerja lebih keras untuk mengisi ulang baterai yang sudah "lemah" atau bahkan sistem hybrid menolak untuk aktif sama sekali.

2. Pentingnya sirkulasi arus untuk menjaga suhu dan kimiawi

ilustrasi mesin mobil hybrid (auto2000.co.id)

Sama halnya dengan otot manusia yang akan kaku jika tidak digerakkan, komponen kimia di dalam baterai hybrid membutuhkan aliran arus listrik yang teratur untuk menjaga stabilitasnya. Penggunaan secara rutin membantu sistem pendingin baterai bekerja dan mencegah terjadinya penumpukan panas atau kristalisasi pada material sel. Menggerakkan mobil setidaknya seminggu sekali selama 30 menit sudah cukup untuk memastikan generator mengisi kembali daya yang hilang selama masa diam.

Dalam laporan yang dihimpun oleh carnewschina.com, beberapa kasus menunjukkan bahwa kendaraan elektrifikasi yang dibiarkan mati total selama berbulan-bulan memerlukan penggantian modul baterai yang sangat mahal. Biaya penggantian ini sering kali jauh lebih tinggi dibandingkan penghematan bahan bakar yang didapatkan selama masa pemakaian sebelumnya.

3. Tips perawatan agar baterai tetap awet saat jarang digunakan

ilustrasi mesin mobil hybrid (toyota.astra.co.id)

Menjaga kesehatan baterai hybrid tidak sesulit yang dibayangkan, asalkan dilakukan dengan konsistensi yang tepat. Langkah utama yang bisa dilakukan adalah memastikan level daya baterai berada di posisi menengah (sekitar 40-60%) sebelum mobil ditinggalkan untuk waktu yang lama, karena menyimpan baterai dalam kondisi benar-benar penuh atau benar-benar kosong sama-sama berisiko merusak kimia sel.

Selain itu, sangat disarankan untuk tidak melepas kabel baterai 12V (aki) secara sembarangan pada mobil hybrid, karena sistem komputer kendaraan membutuhkan daya tersebut untuk memantau kesehatan baterai utama (HV battery). Pemanasan mesin secara statis di garasi terkadang tidak cukup; mobil perlu dijalankan agar sistem regeneratif bekerja secara sempurna untuk mengisi daya baterai melalui putaran roda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team