Produsen otomotif asal Tiongkok diprediksi akan menguasai sepertiga pangsa pasar global dalam kurun waktu lima tahun ke depan, menggeser dominasi jenama besar asal Jepang dan Jerman. Pergeseran peta kekuatan ini didorong oleh penguatan skala produksi internasional serta kepemimpinan yang agresif dalam teknologi elektrifikasi dan pengendalian biaya produksi yang sangat efisien.
Langkah strategis Tiongkok tidak lagi sekadar menjadi gangguan pasar, melainkan perubahan permanen dalam industri otomotif dunia. Analis keuangan memperkirakan bahwa ketergantungan merek-merek Tiongkok pada pasar luar negeri akan semakin meningkat, di mana kontribusi penjualan internasional diproyeksikan mencapai lima puluh persen dari total keuntungan mereka di masa depan.
