Jakarta, IDN Times - Kendaraan elektrifikasi seperti mobil hybrid dan mobil listrik semakin diminati di Indonesia seiring meningkatnya kebutuhan kendaraan hemat energi.
Namun di balik efisiensinya, kedua jenis kendaraan ini ternyata membutuhkan sistem pendingin khusus agar komponen elektrifikasi tetap bekerja optimal dan tidak mengalami overheat.
PT Autochem Industry menilai sistem pendingin pada kendaraan elektrifikasi kini memegang peran penting, terutama untuk menjaga temperatur baterai, inverter, hingga motor listrik. Karena itu, pemilihan radiator coolant tidak bisa lagi disamakan dengan mobil konvensional biasa.
