Munculnya gejala jedug atau hentakan keras saat perpindahan gigi serta keterlambatan respons atau delay pada mobil bertransmisi otomatis sering kali menjadi momok yang menakutkan. Fenomena ini biasanya dirasakan saat tuas digeser dari posisi P ke R atau D, di mana mobil tidak langsung bergerak namun justru memberikan entakan kasar beberapa detik kemudian.
Kondisi ini bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan sinyal kuat bahwa ada ketidakberesan pada sistem hidraulis maupun mekanis di dalam gearbox. Banyak pemilik kendaraan langsung merasa panik dan berasumsi bahwa satu-satunya solusi adalah melakukan turun transmisi yang memakan biaya besar, padahal deteksi dini terhadap jenis kerusakan dapat memberikan hasil yang berbeda.
