Pemerintah Tiongkok melalui media pemerintah baru-baru ini membongkar jaringan gelap yang terkoordinasi untuk menjatuhkan reputasi industri kendaraan energi baru (NEV). Di tengah dominasi mobil listrik yang kini menguasai lebih dari separuh total penjualan otomotif nasional, serangan informasi palsu dan manipulasi opini publik menjadi ancaman serius bagi persaingan sehat di pasar tersebut.
Investigasi ini mengungkap bahwa kampanye hitam tidak hanya menyasar perusahaan otomotif, tetapi juga merembet pada pelecehan terhadap pemilik kendaraan secara personal. Dengan menggunakan alat canggih dan jaringan pemberi pengaruh (influencer), kelompok ini berusaha mendistorsi persepsi masyarakat melalui konten negatif yang disebarkan secara masif sebelum peluncuran produk baru.
