Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pengecekan Ban Jadi Kunci Aman Usai Perjalanan Mudik
Tapak ban Bridgestone Dueler A/T002 (IDN Times/Fadhliansyah)
  • PT Bridgestone Tire Indonesia mengimbau pengendara segera memeriksa kondisi ban setelah perjalanan mudik Lebaran 2026 demi menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara.
  • Perjalanan jauh dengan beban berat dan suhu tinggi selama mudik mempercepat keausan ban serta menurunkan performa, termasuk kemampuan pengereman kendaraan.
  • Pengecekan tekanan angin, kondisi dinding ban, dan tingkat keausan tapak penting dilakukan untuk mencegah kerusakan serius serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Libur Lebaran 2026

Libur Lebaran 2026 berakhir dan aktivitas masyarakat kembali normal setelah periode mudik dengan intensitas perjalanan tinggi.

5 April 2026

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengimbau pengecekan ban pasca mudik sebagai langkah preventif penting untuk menjaga keamanan dan performa kendaraan. Bridgestone menyiapkan lebih dari 400 jaringan Toko Model (TOMO) untuk mendukung layanan ini.

kini

Bridgestone menekankan pentingnya pengecekan menyeluruh terhadap tekanan angin, kondisi fisik, dan keausan ban guna mencegah kerusakan serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Bridgestone Tire Indonesia mengimbau masyarakat untuk melakukan pengecekan kondisi ban kendaraan setelah perjalanan mudik Lebaran guna menjaga keselamatan dan performa kendaraan.
  • Who?
    Imbauan disampaikan oleh Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno, bersama jaringan ritel Toko Model (TOMO) di seluruh Indonesia.
  • Where?
    Kegiatan pengecekan ban difasilitasi melalui lebih dari 400 gerai TOMO yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
  • When?
    Imbauan disampaikan pada Minggu, 5 April 2026, setelah berakhirnya masa libur Lebaran dan dimulainya kembali aktivitas masyarakat.
  • Why?
    Pengecekan diperlukan karena perjalanan jauh saat mudik meningkatkan beban kerja ban, mempercepat keausan, serta menurunkan kenyamanan dan keamanan berkendara.
  • How?
    Pemeriksaan dilakukan dengan mengecek tekanan angin, kondisi dinding samping ban, tingkat keausan tapak, serta melakukan rotasi dan penyetelan ulang kaki-kaki kendaraan bila diperlukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang sudah pulang dari libur Lebaran dan jalanan ramai lagi. Ban mobil jadi capek karena dipakai jauh waktu mudik. Pak Mukiat dari Bridgestone bilang ban harus dicek supaya aman dan enak dipakai lagi. Di banyak toko Bridgestone bisa bantu cek ban, biar mobil nggak rusak dan orang tetap selamat di jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini menampilkan kepedulian tinggi terhadap keselamatan berkendara melalui imbauan PT Bridgestone Tire Indonesia untuk melakukan pengecekan ban setelah perjalanan mudik. Dengan menyediakan lebih dari 400 jaringan ritel TOMO di seluruh Indonesia, perusahaan menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat menjaga performa kendaraan, mengurangi risiko kecelakaan, dan memastikan kenyamanan berkendara pasca-liburan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Libur Lebaran 2026 telah berakhir dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Namun, tingginya intensitas perjalanan selama periode mudik meninggalkan satu hal yang kerap luput dari perhatian, yakni kondisi ban kendaraan yang menjadi komponen vital karena bersentuhan langsung dengan jalan.

Melihat kondisi tersebut, PT Bridgestone Tire Indonesia mengimbau para pengguna kendaraan pribadi untuk segera melakukan pengecekan ban. Langkah ini dinilai penting guna menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara dalam aktivitas harian setelah menempuh perjalanan jauh selama libur Lebaran.

1. Kerja ban lebih berat saat perjalanan jauh

Mengetes ban Bridgestone A/T002 (IDN Times/Fadhliansyah)

Perjalanan jarak jauh selama mudik disebut membuat kerja ban jauh lebih berat dibandingkan penggunaan normal. Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan, pengecekan ban merupakan langkah preventif yang krusial.

“Perjalanan jarak jauh saat mudik membuat ban bekerja jauh lebih berat dari kondisi normal. Pengecekan ban setelah mudik adalah langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan tetap optimal,” ujar dia, dikutip Minggu (5/4/2026).

Selain itu, Bridgestone juga menyiapkan dukungan melalui lebih dari 400 jaringan ritel Toko Model (TOMO) di seluruh Indonesia untuk memfasilitasi pengecekan tersebut.

2. Perjalanan mudik Lebaran pengaruhi tingkat keausan ban

Keausan ban mobil dilihat dari TWI (Bridgestone)

Intensitas penggunaan kendaraan selama mudik juga berdampak langsung pada tingkat keausan ban. Kombinasi jarak tempuh panjang, durasi berkendara yang lama, paparan suhu tinggi, hingga beban kendaraan berlebih mempercepat penurunan performa ban.

Ditambah dengan kondisi jalan yang beragam, mulai dari mulus hingga rusak, situasi ini berpotensi menimbulkan gejala seperti getaran, suara bising, hingga menurunnya kemampuan pengereman kendaraan.

3. Pentingnya pengecekan ban mobil usai perjalanan mudik

Pengujian di proving ground Bridgestone (IDN Times/Fadhliansyah)

Lebih jauh, Bridgestone menekankan pentingnya pengecekan menyeluruh untuk mendeteksi potensi kerusakan sejak dini. Hal-hal yang perlu diperhatikan meliputi tekanan angin ban, kondisi fisik dinding samping seperti benjolan atau retakan, serta tingkat keausan tapak ban.

Tekanan angin yang tidak sesuai dapat memicu panas berlebih dan meningkatkan risiko pecah ban, sementara keausan tidak merata bisa menjadi indikasi masalah pada spooring atau balancing.

Oleh karena itu, langkah seperti rotasi ban hingga penyetelan ulang kaki-kaki kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga performa dan umur pakai ban.

Sebagai langkah mitigasi, pengecekan ban pasca mudik tidak hanya bertujuan mencegah kerusakan lebih parah, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan akibat kegagalan ban di jalan.

Editorial Team