Banyak pemilik kendaraan meyakini bahwa waktu pengisian bahan bakar berpengaruh langsung terhadap kuantitas liter yang didapatkan. Anggapan yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa mengisi bensin pada saat suhu lingkungan rendah akan memberikan keuntungan lebih dibandingkan saat matahari sedang terik.
Fenomena ini sering dikaitkan dengan hukum-hukum dasar dalam ilmu fisika, khususnya mengenai sifat termodinamika zat cair. Melalui pemahaman tentang karakteristik molekul dan pengaruh energi panas, efektivitas pengisian bahan bakar dapat dijelaskan secara ilmiah untuk mengetahui apakah perbedaan waktu tersebut benar-benar signifikan bagi kantong pengendara.
