Industri otomotif mewah di China tengah diguncang kabar mengejutkan mengenai penutupan mendadak sejumlah jaringan dealer resmi Audi. Penurunan angka penjualan yang signifikan serta margin keuntungan yang terus tergerus memaksa banyak diler di berbagai provinsi, seperti Henan, Beijing, hingga Zhejiang, untuk menghentikan operasional mereka secara permanen.
Fenomena ini mencerminkan tekanan besar yang dihadapi merek otomotif global di tengah sengitnya persaingan pasar domestik China. Selain berdampak pada angka penjualan perusahaan, krisis ini juga meninggalkan kerugian nyata bagi para pemilik kendaraan yang baru saja melakukan pembelian namun harus kehilangan akses terhadap layanan purna jual yang telah mereka bayar di muka.
