Pasar otomotif Tiongkok mengawali tahun 2026 dengan kelesuan yang cukup signifikan baik di sektor ritel maupun grosir. Kondisi ini memaksa para raksasa otomotif seperti BYD, Tesla, hingga Xiaomi untuk memutar otak dan meluncurkan strategi pembiayaan baru yang lebih berani demi merangsang daya beli konsumen yang mulai mendingin.
Berdasarkan laporan dari carnewschina.com, produsen mobil kini beralih dari sekadar potongan harga ke skema pinjaman jangka panjang dengan bunga rendah. Strategi ini diambil sebagai respons atas penurunan penjualan kendaraan energi baru (NEV) yang cukup tajam pada awal tahun, di mana pasar harus beradaptasi setelah berakhirnya berbagai insentif pajak dari pemerintah.
