Perdebatan soal transmisi CVT dan AT sering muncul saat memilih mobil, terutama bagi yang mempertimbangkan daya tahan jangka panjang. Keduanya sama-sama masuk kategori transmisi otomatis, tapi punya karakter mekanis dan pengalaman berkendara yang berbeda. Perbedaan ini gak cuma terasa saat pedal gas diinjak, tapi juga berdampak pada usia pakai dan biaya perawatan.
Sebagian orang menganggap CVT lebih halus dan modern, sementara AT dinilai lebih kuat dan tangguh. Namun, daya tahan transmisi sebenarnya bergantung pada banyak faktor, mulai dari desain teknis hingga kebiasaan berkendara. Memahami perbandingan keduanya membantu menentukan pilihan yang lebih rasional dan sesuai kebutuhan. Yuk, simak perbandingan lengkap CVT dan AT supaya gak salah langkah saat menentukan pilihan!
